News / Nasional
Minggu, 11 Mei 2025 | 23:00 WIB
Ilustrasi Kantuk. [ChatGPT]

- Pola makan yang tidak sehat

Konsumsi makanan tinggi gula, lemak, atau karbohidrat sederhana, serta makan berlebihan, dapat memicu pelepasan hormon yang menyebabkan kantuk.

- Kurang aktivitas fisik dan dehidrasi

Jarang bergerak dan kurang minum air putih dapat menurunkan energi dan membuat tubuh mudah mengantuk.

- Usia lanjut

Lansia cenderung mengalami penurunan kualitas tidur, sehingga lebih sering merasa mengantuk di siang hari.

Cara Mengatasi Rasa Kantuk Berlebihan

Mengatasi kantuk berlebihan harus disesuaikan dengan penyebabnya.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

- Atur dan jaga pola tidur

Tidur cukup dan teratur setiap hari, usahakan tidur dan bangun di jam yang sama.

- Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman

Pastikan kamar tidur tenang, gelap, dan suhu ruangan nyaman.

Hindari penggunaan gadget sebelum tidur.

- Konsumsi makanan bergizi seimbang

Pilih makanan tinggi protein dan serat, hindari makanan tinggi gula dan lemak, serta jangan makan berlebihan terutama menjelang tidur.

- Rutin berolahraga

Aktivitas fisik teratur dapat meningkatkan kualitas tidur dan energi di siang hari.

- Cukupi kebutuhan cairan

Minum air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi yang bisa menyebabkan kantuk.

- Kurangi konsumsi alkohol dan rokok

Batasi atau hindari karena dapat mengganggu kualitas tidur.

- Kelola stres dan emosi

Lakukan relaksasi, meditasi, atau aktivitas yang menenangkan pikiran untuk mengurangi stres.

- Istirahat sejenak saat bekerja

Berjalan kaki, melakukan peregangan, mengalihkan pandangan dari layar, atau mengobrol dengan rekan kerja dapat membantu mengusir kantuk.

- Paparan cahaya terang

Buka jendela atau nyalakan lampu saat bekerja agar tubuh tetap terjaga.

- Tidur siang singkat

Jika memungkinkan, tidur siang selama 20-30 menit bisa membantu mengurangi rasa kantuk tanpa membuat tubuh lemas.

Jika rasa kantuk berlebihan tetap terjadi meski sudah melakukan berbagai cara di atas, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Bisa jadi ada kondisi medis tertentu yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Load More