- Istirahat cukup sangat krusial menjaga konsentrasi pemotor saat menjalani ibadah puasa Ramadan.
- Nutrisi tinggi saat sahur dan berbuka membantu stamina tetap stabil selama berkendara.
- Lakukan peregangan otot setiap satu jam sekali untuk mengusir kantuk yang menyerang.
Suara.com - Mengendarai sepeda motor menuntut tingkat fokus yang tinggi. Namun, tantangan ini terasa berlipat ganda saat memasuki bulan Ramadan. Perut yang kosong dan menurunnya kadar gula darah kerap membuat pengendara lebih cepat merasa lelah dan mengantuk, terutama saat berkendara di bawah terik matahari siang.
Kondisi ini pantang diremehkan. Memaksakan diri berkendara dalam keadaan mengantuk bisa memicu microsleep (kehilangan kesadaran sejenak) yang sangat membahayakan keselamatan nyawa di jalan.
Lalu, bagaimana cara agar tetap fresh dan fokus berkendara meski sedang puasa? Muhammad Ali Iqbal, Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta, membagikan tiga langkah jitu yang bisa diterapkan oleh para bikers:
1. Manajemen Waktu Tidur yang Baik
Kurangnya jam istirahat adalah dalang utama di balik rasa kantuk. Selama bulan puasa, siklus tidur secara otomatis terpotong untuk bangun sahur dan ibadah malam.
Untuk menyiasatinya, Anda disarankan untuk menyesuaikan pola tidur, misalnya dengan tidur lebih awal setelah ibadah Tarawih. Langkah ini sangat efektif untuk mengganti waktu tidur yang terpakai di dini hari.
2. Pilih Asupan Bergizi Saat Sahur dan Berbuka
Cepat merasa letih saat berkendara sangat erat kaitannya dengan kualitas asupan makanan Anda. Untuk menjaga stamina, pastikan menu berbuka dan sahur Anda padat nutrisi.
Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein tinggi, dan buah-buahan segar. Nutrisi yang seimbang akan membantu mengunci cadangan energi di dalam tubuh agar tahan lebih lama.
Baca Juga: Pelarangan Elephant Riding: Bukti Suara Kita Punya Impact Besar pada Alam!
3. Terapkan Aturan Jeda Istirahat dan Peregangan
Stamina tubuh umumnya akan menurun drastis pada siang dan sore hari. Oleh karena itu, hindari berkendara tanpa henti. Terapkan metode maksimal 1 jam berkendara, yang diikuti dengan jeda istirahat selama 10 hingga 15 menit.
Gunakan waktu istirahat ini untuk melakukan gerakan peregangan sederhana. Peregangan sangat membantu melancarkan kembali sirkulasi darah serta merelaksasi otot dan saraf yang kaku.
Terkait pentingnya menjaga fokus di jalan, Muhammad Ali Iqbal kembali menegaskan pentingnya jeda berkendara ini.
"Berkendara motor membutuhkan konsentrasi penuh. Di bulan Ramadan ini, pemotor sebaiknya tidak berkendara lebih dari 1 jam agar konsentrasi tetap terjaga. Istirahat 10 sampai 15 menit untuk melakukan peregangan otot dan syaraf agar konsentrasi kembali," jelasnya.
Menjaga keselamatan di jalan raya adalah harga mati. Jika kelopak mata sudah tidak bisa diajak kompromi, jangan pernah mengambil risiko. Segeralah menepi dan beristirahat sejenak. Tetap waspada dan stay safe di jalan!
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Viral Misteri Porsche Macan Rp 2,6 Miliar Gunakan Pelat Dinas, Benarkah Milik Aparat Berpangkat?
-
Strategi Harga BYD M6 DM Demi Tekuk Toyota Veloz Hybrid di Segmen MPV Elektrifikasi
-
Tak Perlu Cas! Honda Gandeng LG Hadirkan Sistem Tukar Baterai di Vietnam
-
Strategi Honda Cetak Mekanik Profesional dari Sekolah Melalui Pos AHASS TEFA
-
Perusahaan Tambang Tiarap Akibat Ketidakpastian Kebijakan, Astra UD Trucks Fokus ke Pasar Logistik
-
Pabrik BYD Subang Masuki Tahap Finalisasi Demi Kuasai Pasar Mobil Listrik Indonesia
-
Ekspor Mobil Daihatsu Tembus ke 64 Negara dengan Tiga Model Paling Diminati
-
Suzuki S-Presso Goda Kantong Gen Z Sebgaia Mobil Murah Harga di Bawah Rp 200 Juta
-
Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
-
6 Fakta Motor Listrik VinFast yang Bikin Merek Lain Ketar-ketir, Harga Murah Opsi Menarik