Suara.com - Organisasi sayap pemuda Partai Gerindra, Tunas Indonesia Raya (TIDAR) mendorong Prabowo Subianto kembali maju sebagai calon presiden di Pilpres 2029.
Dorongan tersebut merupakan salah satu aspirasi yang muncul dalam Kongres ke IV TIDAR di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5/2025).
Ketua Umum TIDAR Rahayu Saraswati Djojohadikusumo alias Sara menyebut seluruh pengurus daerah dan luar negeri telah menyatakan kesiapan untuk mendukung Prabowo dua periode.
"Mereka masing-masing menyampaikan aspirasi untuk Prabowo dua periode," kata Sara di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5/2025).
Selain mendorong Prabowo maju kembali di 2029, TIDAR juga turut menyiapkan calon-calon pemimpin muda untuk bisa berkontestasi di Pilkada 2029 dan Pemilu 2024.
"Kami ingin untuk Gerindra menang, Prabowo dua periode," jelasnya.
Terpilih Aklamasi
Sara merupakan putri dari Hashim Djojohadikusumo sekaligus keponakan Presiden Prabowo Subianto. Ia terpilih kembali sebagai Ketua Umum TIDAR secara aklamasi dalam Kongres ke IV yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (17/5/2025).
"Saya Rahayu Saraswati Djojohadikusumo telah terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum TIDAR periode 2025-2030," tutur Sara.
Baca Juga: Dilaporkan ke KPK, Mendagri Beberkan Alasan Pilih PT Lembah Tidar Jadi Vendor Retret Kepala Daerah
Sara menyebut Kongres ke IV TIDAR diikuti oleh 38 pengurus daerah. Selain itu turut hadir pula sembilan pengurus luar negeri, yakni: Inggris, Jerman, Perancis, Belanda, Turki, Australia, Malaysia, Singapura, dan Rusia.
Sebagai organisasi sayap pemuda Partai Gerindra, Sara memastikan akan terus memperjuangkan keterwakilan pemuda-pemudi sebagai pemimpin di Pemilu 2029.
"Kami ingin memastikan adanya keterwakilan pemuda-pemudi yang memang terbaik, memiliki kemampuan, intelektualitas dan secara keseluruhan untuk bisa menjadi wakil-wakil kita di tahun 2029," katanya.
Menurut Sara, dalam perjalanan TIDAR juga terus mengalami kemajuan. Di mana dari yang hanya memiliki 14 pengurus daerah kekinian telah bertambah menjadi 38 pengurus daerah provinsi.
Dalam waktu dekat ini, ia juga akan melantik empat pengurus luar negeri. Keempatnya, yakni Jepang, Hong Kong, Amerika dan Mesir.
"Ini banyak sekali artinya apa? Anak-anak muda yang bahkan ada di luar negeri, bukannya apatis, bukannya melarikan diri atau kabur dari Indonesia, tapi mereka pun di manapun mereka berada, tetap ingin berkontribusi untuk bangsa dan negara," pungkasnya.
Sebelumnya Ketua Umum Pengurus Pusat Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Rahayu Saraswati Djojohadikusumo kembali mencalonkan diri sebagai ketua umum ormas pemuda sayap Partai Gerindra untuk periode kepemimpinan 2025–2030.
Wanita yang akrab disapa Sara ini mengaku bahwa keputusan yang diambilnya tersebut berdasar pada dukungan kuat dari berbagai pihak, termasuk pengurus daerah di seluruh Indonesia dan bahkan pengurus luar negeri.
“Dukungan ini mencerminkan kepercayaan besar terhadap kepemimpinan Saraswati yang telah membawa TIDAR mencapai berbagai prestasi luar biasa,” kata Sara, dalam keterangannya, Senin (21/4/2025).
Sara mengaku bahwa dukungan terhadap dirinya berasal dari antusiasme para kader muda yang ingin terus berkontribusi dalam politik. Tahun lalu, lanjut Sara, merupakan periode terakhir dirinya di TIDAR.
“Namun, suara dari teman-teman daerah, bahkan luar negeri, begitu kuat, termasuk dukungan dari pimpinan partai kami, Gerindra," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa dukungan ini didasarkan pada keberhasilan program-program prioritas sebelumnya, seperti mobilisasi anak muda dalam pemilu 2024 untuk memastikan kemenangan Prabowo Subianto.
Sara mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua Umum TIDAR di Kantor DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan pada Senin (21/4/2025).
Ia menekankan bahwa bursa calon ketua umum terbuka bagi kader TIDAR yang telah memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk mengikuti diklat internal TIDAR berjenjang, yaitu Tunas 1 hingga 4.
Berita Terkait
-
Keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati Kembali Terpilih Menjadi Ketua Umum TIDAR
-
RUU Kepariwisataan Baru: Rahayu Saraswati Ungkap Rencana Besar Ubah Wajah Pariwisata Indonesia!
-
Masih Dapat Dukungan Berbagai Pihak, Rahayu Saraswati Kembali Maju Pencalonan Ketum TIDAR
-
Mimpi Sang Ekonom Soemitro di Balik Danantara, Kini Jadi Kenyataan di Era Prabowo
-
Dilaporkan ke KPK, Mendagri Beberkan Alasan Pilih PT Lembah Tidar Jadi Vendor Retret Kepala Daerah
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton
-
Jelang Imlek, Gibran Sambangi Klenteng Sam Poo Kong: Dorong Pariwisata Budaya di Semarang
-
Juru Masak Makan Bergizi Gratis di Lampung Dilatih MasterChef Norman Ismail
-
Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima, DPR Minta Polri Beri Sanksi Berat Tanpa Kompromi
-
Dari Koper Putih ke Tes Rambut Positif, Jerat Narkoba Eks Kapolres Bima Kian Terang!
-
Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat untuk Wilayah Jakarta dan Bogor Hari Ini
-
FPIR: Waspada Penunggang Gelap dalam Agenda Reformasi Budaya Polri
-
Persiapan Ramadan Masjid Ahmadiyah Jagakarsa: 500 Paket Bansos dan Salat Tahajud Kolektif
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk