Suara.com - Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut), Musa Rajekshah disebut sebagai tokoh yang sangat mendongkrak elektabilitas hingga citra partai beringin di provinsi itu meningkat.
Terlebih pria yang akrab disapa Ijeck ini dalam Pileg 2024 kemarin mencuri perhatian dengan berhasil meraih suara tertinggi sebagai Calon Anggota Legislatif dari Golkar di Sumut dengan angka perolehan 190.990 suara.
Merespons hal itu, Peneliti Komunikasi Politik dari Universitas Airlangga Surabaya Taufiq Athwinsa, mengungkap jika keberhasilan Ijeck karena pendekatan kampanye memadukan kekuatan citra pribadi, penggunaan media sosial dan media massa, serta akar rumput Golkar yang solid di lapangan.
Pendekatan ini, kata dia, menunjukkan efektivitas strategi market-oriented political marketing dalam membangun kedekatan dengan publik dan menciptakan hubungan timbal balik antara kandidat dan konstituen.
"Fenomena ini memperlihatkan pentingnya figur dalam kontestasi politik lokal, di mana personalisasi politik menjadi penentu signifikan, jika bukan ketokohan Musa Rajekshah, belum tentu Golkar di Sumut meraih prestasi ini" kata Taufiq kepada wartawan, Sabtu (17/5/2025).
Tak hanya berdampak pada pencapaian individu, strategi Ijeck turut memberikan efek elektoral positif bagi Golkar di Sumut.
Tercatat perolehan suara partai yang dipimpin Bahlil Lahadalia itu meningkat signifikan, untuk tingkat DPR RI dari 878.693 suara pada 2019 menjadi 1.712.074 suara pada 2024.
Untuk tingkat DPRD Provinsi dari 892,324 suara pada 2029 menjadi 1,377,466 suara pada 2024.
Jumlah kursi legislatif di tingkat DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota juga mengalami kenaikan.
Baca Juga: Hasil Survei Indikator Terbaru Jelang Pemilihan, Pramono-Doel Paling Unggul
Dalam berbagai kesempatan wawancara antara peneliti dengan narasumber, Ijeck sebagai narasumber menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya tentang politik kekuasaan, tetapi juga tentang membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat.
"Ini bukan sekadar kemenangan politik, tapi kemenangan hubungan yang dibangun dengan masyarakat," kata Ijeck.
Adapun studi ini disebut memperkuat relevansi strategi kampanye yang memadukan identitas tokoh, komunikasi publik yang cerdas, serta kerja nyata di tengah rakyat sebagai fondasi sukses elektoral dalam konteks demokrasi lokal Indonesia.
Sebelumnya, DPD Golkar Kabupaten Dairi menyatukan suara mendukung Musa Rajekshah maju pada Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sumut.
DPD Partai Golkar Sumut dikabarkan akan menyelenggarakan Musda dalam waktu dekat ini. Kabar pasti kapan Musda ini akan digelar menunggu perintah dari DPP Golkar.
Ketua DPD Golkar Kabupaten Dairi, Sabam Sibarani mengatakan, akan turun untuk menyukseskan Musda dan mendukung Musa Rajekshah.
"Kami mendukung dan solid kepada Ketua Musa Rajekshah jelang Musda Golkar Sumut," ucap Sabam dalam keterangan tertulis kepada SuaraSumut.id, Senin 21 April 2025.
Sabam mengatakan, bahwa Partai Golkar Sumut di bawah kepemimpinan Musa Rajekshah terlihat jelas kejayaannya.
Mulai dari pengkaderan hingga memenangkan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 lalu sudah terbukti, bahwa hal tersebut adalah kerja keras dari Musa Rajekshah.
"Kita sudah merasakan kepemimpinan dari Ketua Musa Rajekshah ketika memimpin Golkar Sumut, perbuatannya jelas dan sudah terbukti," ucapnya.
Menurutnya, Ketua DPD Golkar Sumut yang karib disapa Ijeck ini tidak terlawan performanya dalam berpolitik di Sumut.
"Saat ini tidak ada yang mampu menyaingi keberhasilan Ketua Ijeck dalam memimpin Golkar. DPRD Sumut berhasil kita kuasai, karena ide dan gagasan dari Ketua Ijeck pada Pileg 2024 lalu," ungkapnya.
Dirinya pun mengaku bangga menjadi kader Golkar, karena dipimpin oleh sosok yang mementingkan kepentingan partai serta kesejahteraan masyarakat.
"Kita semua bangga menjadi bagian dari kader Golkar, bangga Golkar Sumut miliki Ketua Ijeck, kualitasnya sudah terbukti dan dirasakan di Sumatera Utara," ucapnya.
Berita Terkait
-
Lagi Fokus Bantu Warga Terdampak Bencana, Ijeck Mendadak Dicopot dari Golkar Sumut, Ada Apa?
-
Melejit di Puncak Survei Cawapres, Menkeu Purbaya: Saya Nggak Tertarik Politik
-
Gaya Koboi Bikin Gibran-KDM Keok, PAN Sulit Gaet Purbaya usai Masuk Bursa Cawapres, Mengapa?
-
Bendahara Golkar Tapsel Ikut Kena OTT KPK Bareng Kadis PUPR Sumut Topang Ginting
-
Tuntaskan Polemik 4 Pulau, Eks Wagub Sumut Puji Prabowo Problem Solver Sejati
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta