- Purbaya menjadi sorotan hingga dilirik partai politik karena aksi koboi-nya setelah menjabat Menkeu
- PAN menjadi salah satu partai yang kepincut dengan gaya koboi Purbaya
- Meski elektabilitasnya mengalahkan KDM, PAN mengaku sulit untuk menggaet Purbaya usai namanya masuk nominasi Cawapres versi lembaga survei.
Suara.com - Sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menggeser posisi Sri Mulyani Indrawati, sosok Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ternyata dilirik oleh partai politik. Hal itu setelah Purbaya masuk 10 besar tokoh berpeluang menjadi Wakil Presiden versi survei yang dirlis IndexPolitica.
Partai Amanat Nasional (PAN) ternyata sudah 'mengeker' sosok Purbaya karena elektabilitasnya meroket sejak menjabat menkeu. Meski demikian, PAN merasa pesimistis untuk bisa menggaet Purbaya menjadi kadernya.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP PAN Eddy Soeparno. Meski kini elektabilitasnya moncer, kata dia, Eddy merasa sanksi jika Purbaya mau diajak bergabung ke partainya.
"Apakah kemudian Pak Purbaya itu menjadi salah satu calon besutan dari PAN untuk kita tarik ke PAN? Ya, belum tentu Pak Purbaya-nya juga mau," ujarnya dikutip dari Antara, Rabu (29/10/2025).
Aksi 'koboi' Purbaya sejak menjabat Menkeu ternyata berhasil membuat elektabilitasnya meroket. Bahkan, popularitas Purbaya mengalahkan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Menurut sigi lembaga survei, ujar Eddy, Purbaya sudah melampaui popularitas di atas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang sebelumnya kokoh berada di tangga media darling-nya publik.
Namun meski popularitas tinggi, dia mengatakan masyarakat menunggu hasil dari kinerjanya untuk bisa mendongkrak perekonomian sesuai dengan arahan Presiden Prabowo, yakni pertumbuhan ekonomi pada 2028 mencapai 8 persen.
"Jadi, saya pikir Pak Purbaya manfaatkanlah waktu dan support masyarakat yang begitu besar untuk menuai hasil yang optimal," kata Wakil Ketua MPR RI itu.
Survei IndexPolitica
Baca Juga: Papua Memanas! Mapolres Mamberamo Raya Diserang Massa, Banyak Polisi jadi Korban, Apa Pemicunya?
Sebelumnya, lembaga survei IndexPolitica merilis 10 nama tokoh yang masuk ke dalam daftar teratas potensial untuk posisi Wakil Presiden. Purbaya menduduki peringkat pertama dengan hasil 28,65 persen, Dedi Mulyadi 20,15 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 15,75 persen, dan Gibran Rakabuming Raka 12,35 persen.
Selain itu, IndexPolitica juga mencatat sebanyak 83,5 persen masyarakat yang disurvei merasa puas atas kinerja pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto dalam setahun terakhir. Data ini menunjukkan tingkat kepuasan publik yang sangat tinggi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo dan eksposur positif di media massa yang sangat kuat dan positif.
Tag
Berita Terkait
-
Heboh Polisi Berpeci Catcalling Cewek Sepulang Pilates, Begini Pengakuan Korban!
-
Heboh Undi Doorprize di Acara Mancing Gratis, Tupoksi Gibran Disorot: Wapres Rasa Lurah
-
Sebut Kereta Whoosh buat Investasi Sosial, Profesor Ini Sindir Jokowi: Makanya Kuliah yang Benar
-
Geram Mobil Patwal Parkir di Jalur Disabilitas, Seruan Joko Anwar: Ayo Normalisasi Tegur Seperti Ini
-
Viral Diusir Gegara Parkir di Jalur Disabilitas, Polisi Patwal Kena Semprot: Bapak Bisa Jalan Kan?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas