Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menghadiri kegiatan Jakarta Future Festival di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat pada Minggu (15/6/2025). Politisi PDI Perjuangan itu ternyata tak datang sendirian, Pramono terlihat didampingi oleh Gubernur DKI periode 2017-2022, Anies Baswedan. (Suara.com/Fakhri Fuadi)Pantauan Suara.com, Pramono datang bersama Anies sekitar pukul 13.10 WIB.
Terlihat Pramono mengenakan kaos berwarna biru dilapisi jaket warna krem. Sementara, Anies memakai kemeja warna biru tua.
Keduanya tampak akrab begitu masuk ke gedung utama Graha Bhakti Budaya TIM. Pramono bahkan merangkul bahu Anies sambil berbincang menuruni tangga.
Pramono-Anies juga duduk bersebelahan menjelang acara dimulai.
Para pengunjung terlihat langsung mengangkat ponsel dan mengambil foto Pramono-Anies untuk mengabadikan momen ini.
Mereka berdua pun sempat melambaikan tangan ke arah pengunjung lainnya di lokasi.
"Wah kalau sama Pak Anies ramai," kata Pramono.
Dalam sesi kali ini di hari ketiga Jakarta Future Festival, Pramono bakal menjadi narasumber dalam acara talkshow bertajuk Future Talk feat Endgame: "What's Jakarta's Future?".
Sementara, Anies sudah menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan di acara ini pada Sabtu (14/6) kemarin.
Baca Juga: Ungkit soal GAM, Jusuf Kalla: 4 Pulau di Wilayah Singkil Adalah Milik Aceh
Anies juga rencananya akan kembali naik panggung yang sama dengan Pramono pukul 17.00 sebagai Founder Karsa Citylab dalam acara bertajuk "Sigmazing Cities Become Global, How?".
Makin Lengket usai Pilkada
Momen Pramono mesra dengan kepala daerah pendahulunya sudah beberapa kali dilakukan. Bahkan, saat prosesi serah terima jabatan (sertijab) dari Penjabat (Pj) Gubernur DKI periode 2025-2030, Teguh Setyabudi ke Pramono, para mantan gubernur ikut hadir di Balai Kota.
Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) era Presiden ke-7 RI, Jokowi itu bahkan mengaku senang acara penyambutannya dihadiri para gubernur terdahulu.
Pramono juga sempat menyapa satu per satu para mantan gubernur yang hadir, di antarany Sutiyoso, Fauzi Bowo (Foke), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Anies Baswedan.
Menurut Pramono, kehadiran para mantan gubernur tersebut mencerminkan dukungan semesta terhadap masa depan Jakarta yang lebih baik.
Tag
Berita Terkait
-
Ungkit soal GAM, Jusuf Kalla: 4 Pulau di Wilayah Singkil Adalah Milik Aceh
-
Gembira Prabowo Ambil Alih Polemik Pulau Aceh, Masinton PDIP: Gak Ada Hadiah-hadiahan!
-
Ray Rangkuti Skakmat Sekjen Gibranku: Anak Muda Dukung Dinasti Politik, Itu Jauh Lebih Memalukan!
-
Debat Panas soal Ijazah, Roy Suryo Ledek Relawan Jokowi Nyontek: Baca Undang-undang Aja Gak Bisa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar