Sebaliknya, Israel menganggap aksi militernya sebagai bentuk pertahanan diri dari ancaman langsung dan tidak langsung, terutama yang berasal dari kelompok-kelompok proksi Iran yang beroperasi di berbagai wilayah konflik.
Ketegangan antara kedua negara telah meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir.
Sejumlah insiden saling balas serangan terjadi, baik melalui serangan rudal maupun serangan drone yang ditudingkan satu sama lain.
Hubungan diplomatik antara Teheran dan Tel Aviv memang telah lama memburuk, dan krisis terbaru ini memperparah situasi geopolitik di kawasan.
Sejumlah pengamat internasional memperingatkan bahwa eskalasi yang tidak terkendali bisa berujung pada konflik terbuka yang melibatkan lebih banyak negara di kawasan Timur Tengah.
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun telah mengadakan sidang darurat untuk membahas krisis ini, namun belum ada kesepakatan konkret untuk menengahi konflik kedua negara.
Masyarakat internasional terus mengamati dengan cemas perkembangan situasi tersebut.
Banyak pihak menyerukan agar kedua negara menahan diri dan membuka jalur diplomatik untuk meredakan ketegangan, sebelum krisis ini berubah menjadi perang skala penuh yang tak terhindarkan.
Hingga Senin, 17 Juni, serangan Israel ke Iran dilaporkan telah menyebabkan sekitar 224 orang tewas dan antara 1.481 orang terluka. Sekitar 90 persen korban merupakan warga sipil.
Baca Juga: Kabur ke Prancis, Warga Israel Diteriaki 'Free Palestine'
Serangan Iran ke Israel, menewaskan sekitar 18 orang tewas dan antara 140 hingga 200 orang terluka. Mayoritas para korban juga merupakan warga sipil.
Berita Terkait
-
Hidup di Pengasingan, Ini Sosok Putra Mahkota Iran yang Serukan Perlawanan Gulingkan Rezim Khamenei
-
Heboh Anggota Polri Siap Rawat PM Israel Benjamin Netanyahu, Publik Ungkit Agen Intelijen Mossad
-
CEK FAKTA: MUI Dukung Israel Serang Iran, Sebut Syiah Kafir Halal Dimusnahkan, Benarkah?
-
Sri Mulyani: Geopolitik Memanas, Bank Sentral Dunia Dihadapkan Dilema Suku Bunga
-
Menperin Sebut Perang Iran-Israel Bisa Bikin Industri Dalam Negeri Kocar-kacir
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba