"Orang Indonesia tidak rasis. Kulit Juliana sama seperti kami. Justru kamu yang rasis karena membawa-bawa warna kulit," tandas yang lain.
Warganet Brasil Ungkap Fakta Lain
Akun X @iwontmove sendiri memaparkan penjelasan tentang apa yang terjadi pada Juliana.
"Saya orang Brasil dan akan memberi Anda beberapa informasi tentang kasus Juliana karena saya melihat banyak informasi palsu," tulisnya.
"Juliana tidak jatuh 200 meter, melainkan 900 meter, tetapi tubuhnya meluncur karena lereng gunung yang sangat curam. Sekarang tubuhnya berada di ketinggian 1 km," lanjutnya.
Dia lantas menyinggung tentang tali penyelamatan yang terlalu pendek.
"Sudah 48 jam sejak kejatuhannya. Kemungkinan besar dia sudah meninggal karena tidak makan, tidak minum, dan suhu dingin," ujarnya.
Dia juga mengkritik perlakuan terhadap Juliana oleh penyelenggara tur.
"Kami marah karena Juliana ditinggalkan sendirian oleh pemandu di gunung yang sangat curam padahal dia menderita minus 5 derajat miopia," ungkapnya.
Baca Juga: SUARA LIVE! Dugaan Korupsi Kuota Haji Gus Yaqut hingga Penemuan Juliana Pendaki Rinjani asal Brasil
"Dia hampir tidak bisa melihat! Dia tidak memakai kacamata karena peralatan yang digunakan, itulah sebabnya dia terpeleset," tuturnya lebih lanjut.
Kecurigaan Warganet Lokal
Di Indonesia sendiri, warganet turut menyoroti kejanggalan dalam kejadian ini.
Salah satu komentar yang ramai dibahas menyoroti apa saja keanehan dari kasus Juliana.
"Minus 5 tapi mendaki gunung ekstrem tanpa kacamata? Aneh. Masih pemula, tapi langsung mendaki gunung se-ekstrem itu? Gear mendaki kok pakai jeans?" tulisnya.
"Guide lokal dan petugas di gate kok bisa mengizinkan? Teman-temannya malah ninggalin? Aneh. Tim SAR nggak salah! Mereka sudah melakukan yang terbaik," lanjutnya.
Publik juga mempertanyakan integritas penyelenggara tur serta kelayakan peserta dalam mengikuti pendakian berisiko tinggi seperti Rinjani.
Fakta Medan Rinjani yang Tidak Ramah Evakuasi
Gunung Rinjani bukan gunung biasa. Rinjani adalah gunung berapi aktif dengan ketinggian 3.726 meter, dikelilingi jurang terjal, kabut tebal, suhu rendah, dan medan berbatu.
Proses penyelamatan di sini tidak sesederhana pengiriman helikopter seperti di negara maju dengan infrastruktur canggih.
Basarnas bahkan harus menurunkan tim elit Basarnas Special Group (BSG) untuk menuruni tebing yang memiliki dua overhang, menyulitkan pemasangan anchor vertikal.
Hingga kini, media sosial masih dipenuhi perdebatan sengit tentang siapa yang patut disalahkan atas jatuhnya Juliana di rinjani.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
5 Gunung Paling Berbahaya di Dunia untuk Pendakian, Rinjani Termasuk?
-
Tragedi Gunung Rinjani: Pendaki Brazil Tewas, DPR Soroti Lambatnya Evakuasi!
-
Tragedi Rinjani Berbuntut Panjang, Adian Napitupulu Desak Pimpinan DPR Panggil Basarnas
-
Curhat Anggota Tim SAR Dihujat Netizen Brasil usai Evakuasi WN Brasil di Rinjani
-
Evakuasi Dramatis Pendaki Brasil di Rinjani Terhambat Kabut, 48 Personel Dikerahkan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Menakar Strategi Benteng Digital Indonesia di Tengah Ancaman Siber Global
-
Dulu Viral Pecat Ratusan Karyawan Lewat Zoom, Kini CEO Ini Kena Getahnya
-
Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris
-
8 Cara Memilih Shade Tinted Sunscreen yang Pas sesuai Warna Kulit Wajah
-
Mahasiswa UI Tuding Narasi Prabowo Berbanding Terbalik dengan Nasib Rakyat, Tarik Ucapannya!
-
6 Shio yang Diprediksi Ketiban Hoki dan Rezeki Melimpah pada 18 Agustus 2026
-
BI Sulap 72 Persen Limbah Uang Kertas Jadi Cendera Mata dan Sumber Energi
-
Andi Sudirman Gaungkan Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 18-23 Agustus 2026, Siap-siap Panen Hoki Sepekan
-
Putra Pejuang Ungkap Makna di Balik Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok