Suara.com - Rencana kenaikan tarif ojek online atau ojol 8 hingga 15 persen menuai keluhan dari pengguna.
Terutama bagi kalangan pekerja yang sehari-hari menggunakan layanan transportasi daring tersebut.
Setiap pagi, Lana (30), ibu hamil yang tinggal di Kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, mesti bersiap memesan ojek online (ojol) untuk berangkat kerja.
Dari rumahnya, ia menempuh perjalanan ke Stasiun MRT Fatmawati, lalu menuju kantornya di kawasan Blok A, Jakarta Selatan.
Semua itu ia lakukan sendirian, berteman kandungannya yang kian membesar dan ongkos ojol yang kian terasa berat.
Kini, kabar rencana kenaikan tarif ojol sebesar 8 hingga 15 persen membuat Lana cemas. Bukan karena tidak siap, tapi karena tak banyak pilihan yang tersisa untuknya.
“Rencana kenaikan tarif ini sangat berat buat saya. Karena saya sangat tergantung dengan ojol setiap harinya untuk pergi dan pulang kerja,” ujar Lana kepada Suara.com, Selasa (1/7/2025).
Ia menghitung, setiap hari harus merogoh kocek hingga Rp70 ribu hanya untuk perjalanan pulang pergi rumah-stasiun.
Total dalam sebulan, Lana bisa menghabiskan lebih dari Rp1,5 juta, itupun belum termasuk kebutuhan pokok lainnya.
Baca Juga: Tarif Ojol Jadi Polemik? Menteri UMKM Tawarkan Solusi Koperasi untuk Driver!
“Mau beralih ke transportasi umum yang lebih murah, untuk saat ini masih kurang ramah juga buat ibu hamil,” keluhnya.
Dengan kondisi saat ini, Lana hanya bisa berharap tarif tidak naik dalam waktu dekat.
Kalaupun tetap diberlakukan, ia baru mulai mempertimbangkan opsi lain, setelah bayinya lahir.
“Jadi mau tidak mau harus ada yang dikorbankan untuk beralih ke transportasi lain jika memang rencana ini benar terealisasi,” ungkapnya.
Tarif Naik, Kenyamanan Tergerus
Keluhan Lana bukan satu-satunya yang muncul. Fadil (28), warga Jakarta Timur yang bekerja di Pancoran, juga bersiap menghadapi kenaikan tarif ojol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
-
Kode Petasan Terbaca, Polres Jaktim Gagalkan Rencana Tawuran di Flyover Klender Saat Tahun Baru
-
Presiden Prabowo: Bantuan Bencana Wajib Transparan, Tak Ada Ujung-ujungnya Nagih
-
Semua Gardu Induk Aceh Bertegangan, PLN Kejar Pemulihan 180 Desa Masih Padam
-
Siapa Sosok Guru Nur Aini? Mendadak Dipecat Karena Curhat Jarak Sekolah Jauh
-
Prabowo: Bantuan Bencana Dibuka Seluas-luasnya, Tapi Harus Transparan dan Tanpa Kepentingan
-
Prabowo Instruksikan Danantara Koordinasi Ketat Bangun Hunian Pengungsi agar Tak Tumpang Tindih
-
DPRD Lebak Dorong Penindakan Tambang Ilegal demi Cegah Bencana Ekologi
-
Penyebab Civic Ringsek di Bundaran HI, Polisi Ungkap Dugaan Pengemudi Muda Tak Fokus
-
Libur Tahun Baru 2026, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 100 Ribu Orang