"Selama ini alat ini hilang, kok rumah sakit tidak menggarapnya. Kalau hilang mesin yang tidak penting tidak masalah, tetapi ventilator ini hilang dan ini sangat vital sekali," ujarnya lagi.
Ia juga menggarisbawahi bahwa hilangnya ventilator tidak bisa dianggap sebagai kehilangan biasa karena menyangkut keselamatan pasien.
Dalam situasi genting, keberadaan ventilator bisa menjadi penentu hidup atau matinya seseorang.
Sementara itu, pihak RSUP Dr Soekarno belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar pencopotan direktur utama maupun hilangnya alat-alat tersebut.
Namun publik menanti klarifikasi lebih lanjut, mengingat peristiwa ini telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Gubernur Hidayat menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengusut tuntas kasus ini.
Dan tak menutup kemungkinan membawa permasalahan ini ke ranah hukum jika ditemukan unsur kelalaian atau bahkan tindak pidana.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan yang ketat dalam pengelolaan aset negara, khususnya di sektor kesehatan yang langsung bersentuhan dengan keselamatan warga.
Masyarakat pun berharap agar insiden serupa tidak terulang kembali, dan pelayanan kesehatan di Bangka Belitung bisa berjalan optimal demi kepentingan bersama.
Baca Juga: Konglomerasi Terbesar RI Borong Saham Rumah Sakit Hermina Rp1 Triliun
Berita Terkait
-
Prabowo Terpukau Fasilitas Kesehatan di Bali, Sampai Niat "Nyamar" Periksa Gigi
-
Konglomerasi Terbesar RI Borong Saham Rumah Sakit Hermina Rp1 Triliun
-
Bisa Konsul ke Psikolog Klinis 24 Jam di Jakarta, Berlaku di Rumah Sakit Mana Saja?
-
Rekam Medis Elektronik: Masa Depan Pelayanan Kesehatan yang Lebih Baik
-
Transformasi Rumah Sakit: Bagaimana Digitalisasi Selamatkan Pasien dan Tingkatkan Efisiensi?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?