Jabatan-jabatan inilah yang menempatkannya di bawah sorotan publik.
Setiap tindakan dan perilakunya, termasuk di media sosial, dianggap merepresentasikan citra kepemimpinan di Enrekang.
Kritik utama adalah pameran gaya hidup mewah di tengah kondisi masyarakat, khususnya di Kabupaten Enrekang, yang masih banyak menghadapi tantangan ekonomi.
Memadukan kemewahan Eropa dengan ajakan acara PKK lokal dianggap sebagai sebuah kontras yang menyinggung rasa keadilan publik.
"Tidak ada yang larang (istri bupati jalan-jalan ke luar negeri), cuman kondisikan sekarang dia public figure," tulis akun sosmedmakassar, merangkum esensi dari pandangan kontra.
Pesannya jelas. Sebagai tokoh yang menjadi panutan, ada tanggung jawab moral untuk menunjukkan empati dan tidak memamerkan gaya hidup yang berlebihan.
Pandangan ini juga diamini oleh Wakil Ketua DPRD Enrekang, Abdurrachman. Ia mengingatkan bahwa menjadi keluarga pejabat berarti siap untuk terus diawasi oleh masyarakat.
"Karena setiap gerak-geriknya diperhatikan masyarakat," ujarnya.
Baca Juga: KPK Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi CSR BI: Anggota DPR ST dan HG Jadi Target Utama?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi