Suara.com - Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Prof. Suparji Ahmad, menilai langkah Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman yang mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan bentuk pertanggungjawaban moral yang patut diapresiasi.
Kunjungan tersebut dilakukan Maman di tengah polemik publik terkait kunjungan istrinya, Agustina Hastarini, ke sejumlah negara Eropa.
“Menurut saya, kedatangannya ke KPK dalam rangka memberikan sebuah pertanggungjawaban moral. Ini patut diapresiasi,” ujar Suparji, Minggu (6/7).
Langkah Maman, lanjut Suparji, mencerminkan akuntabilitas dan integritas yang seharusnya dimiliki oleh setiap pejabat publik.
Terlebih, Maman datang atas inisiatif sendiri, tanpa ada paksaan atau panggilan dari lembaga penegak hukum.
Suparji menyebut keberanian Maman menemui KPK dan menjelaskan langsung duduk perkara merupakan langkah yang seharusnya menjadi contoh bagi pejabat publik lain saat menghadapi kritik atau sorotan masyarakat.
“Saya kira ini menjadi momentum yang baik. Ketika ada polemik di masyarakat, seorang pejabat harus berani mempertanggungjawabkan. Berani ke aparat penegak hukum, berani ke media, sehingga ada klarifikasi yang jelas,” tambahnya.
Menurut Suparji, klarifikasi terbuka seperti ini akan mengakhiri berbagai spekulasi yang berkembang di publik, khususnya terkait keterlibatan keluarga pejabat dalam urusan yang menyangkut institusi negara.
Prof. Suparji berharap agar KPK segera merespons dokumen dan klarifikasi dari Maman, agar polemik ini tidak terus bergulir tanpa kepastian hukum.
Baca Juga: Istri Menteri UMKM Diduga Minta Fasilitas Negara, Ternyata Segini Biaya Lomba Sang Anak di Eropa
Menurutnya, penjelasan dari lembaga penegak hukum akan melengkapi keberanian pejabat dalam bertanggung jawab secara terbuka.
“Tidak berhenti di keberanian mempertanggungjawabkan oleh menteri. Harus ada jawaban dari aparat penegak hukum yang didatangi,” pungkasnya.
KPK Masih Pelajari Dokumen
Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan menelaah dokumen yang diserahkan oleh Maman Abdurrahman.
Dokumen tersebut berkaitan dengan kunjungan Agustina Hastarini ke luar negeri, termasuk soal siapa yang menanggung biaya perjalanan tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa lembaganya akan mempelajari aspek pembiayaan sebagai bagian dari klarifikasi awal.
“Salah satu yang dipelajari adalah mengenai pembayaran terkait kunjungan istri Menteri UMKM,” ujar Budi
Berita Terkait
-
Istri Menteri UMKM Diduga Minta Fasilitas Negara, Ternyata Segini Biaya Lomba Sang Anak di Eropa
-
Sosok Arif Rahman Hakim yang Tanda Tangani Surat Kunjungan Tina Astari Istri Menteri UMKM
-
Skandal CSR Bank Indonesia: Siapa Dalang di Balik Dugaan Korupsi yang Menjerat DPR?
-
Drama OTT Proyek Jalan Sumut: KPK Bantah Tangkap Kapolres, Ungkap 5 Tersangka Korupsi
-
Geger 'Surat Sakti' Istri Menteri, Salah Siapa?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Panduan Memilih Baterai Terbaik dengan Teknologi Double Child Guard dari Panasonic
-
Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya
-
Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang
-
Prabowo: Orang Pintar Kita Banyak, Harus Dicari, Dibina dan Diberi Kesempatan
-
Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia
-
Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat
-
Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut