Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat jumlah Rukun Tetangga (RT) yang terdampak meningkat dari 35 menjadi 46 RT per pukul 06.00 WIB, Selasa pagi.
“Kami mencatat hingga pukul 06.00 WIB, genangan terjadi di 46 RT yang tersebar di empat wilayah Jakarta,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, di Jakarta.
Berdasarkan data sebelumnya pada pukul 05.00 WIB, terdapat 35 RT yang terendam banjir, terdiri dari tujuh RT di Jakarta Barat, satu RT di Jakarta Timur, 25 RT di Jakarta Selatan, dan dua RT di Jakarta Utara.
Menurut BPBD, banjir yang melanda wilayah Jakarta Barat, Timur, dan Selatan dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur ibu kota sejak Senin sore hingga malam hari, serta meluapnya sejumlah sungai di kawasan tersebut.
Sementara di Jakarta Utara, genangan air dipicu oleh kombinasi hujan deras dan banjir rob yang terjadi di wilayah pesisir.
Ketinggian air yang tercatat bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 1,3 meter di beberapa titik.
Kondisi ini membuat sejumlah warga harus bersiaga menghadapi potensi genangan yang lebih luas jika hujan kembali turun atau air pasang meningkat.
Hingga berita ini diturunkan, BPBD DKI Jakarta terus melakukan pemantauan di lapangan dan mengerahkan personel serta peralatan pendukung untuk melakukan penanganan di lokasi terdampak.
Pihaknya juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah.
Baca Juga: Jakarta Banjir Lagi Senin Malam, 16 RT Terendam Air
“Jika kondisi memburuk, kami akan segera mengaktifkan tempat-tempat pengungsian dan menyediakan kebutuhan darurat bagi warga,” ujar Isnawa Adji.
Masyarakat diimbau untuk tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang, mengamankan barang-barang berharga, serta memperhatikan keselamatan listrik dan gas di rumah masing-masing.
BPBD juga menyediakan saluran pengaduan dan bantuan melalui kanal resmi mereka untuk merespons laporan warga.
Dengan cuaca yang masih tidak menentu, pemerintah daerah meminta kerja sama semua pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir lanjutan.
Berikut data 46 RT yang masih terendam banjir:
Jakarta Barat terdapat 10 RT yang terdiri:
- Kelurahan (Kel.) Duri Kosambi: 1 RT
*Ketinggian: 40 cm
*Penyebab: Luapan Kali Angke
- Kel. Kedaung Kali Angke: 4 RT
*Ketinggian: 50 cm
*Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Cengkareng
- Kel. Rawa Buaya: 1 RT
*Ketinggian: 40 cm
*Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Semanan
- Kel. Semanan : 1 RT
*Ketinggian: 30 cm
*Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Semanan
- Kel. Joglo : 1 RT
*Ketinggian: 30 cm
*Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Gebyuran
- Kel. Kembangan Selatan: 1 RT
*Ketinggian: 30 cm
*Penyebab: Luapan Kali Angke
- Kel. Kembangan Utara: 1 RT
*Ketinggian: 60 cm
*Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Angke
Jakarta Selatan terdapat 25 RT yang terdiri:
- Kel. Bangka: 2 RT
*Ketinggian: 100 cm
*Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Krukut
- Kel. Kuningan Barat : 7 RT
*Ketinggian: 95 cm
*Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Krukut
- Kel. Pela Mampang : 9 RT
*Ketinggian: 60 cm
*Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Krukut
- Kel. Duren Tiga: 4 RT
*Ketinggian: 130 cm
*Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Mampang
- Kel. Jati Padang : 3 RT
*Ketinggian: 85 cm
*Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan PHB GG saiman
Jakarta Timur terdapat 9 RT yang terdiri:
- Kel. Kampung Melayu: 4 RT
*Ketinggian: 60 cm
*Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
- Kel. Balekambang: 2 RT
*Ketinggian: 40 cm
*Penyebab: Curah Hujan Tinggi
-Kel. Cililitan: 3 RT
*Ketinggian: 120 cm
*Penyebab; Luapan Kali Ciliwung
Jakarta Utara terdapat 2 RT yang terdiri:
-Kel. Kapuk Muara : 2 RT
*Ketinggian: 65 cm
*Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan ROB
Antara
Berita Terkait
-
Jakarta Banjir Lagi Senin Malam, 16 RT Terendam Air
-
Teknologi Penangkal Banjir: Modifikasi Cuaca Siap Diterapkan di Langit Jabodetabek
-
Mataram Lumpuh Listrik! 33 Ribu Pelanggan PLN Terdampak Banjir, Ini Kondisi Terkini
-
Pramono Anung Ajak Warga Ikut Atasi Banjir Jakarta: Sampai Sekarang Saya Belum Tidur
-
Kembali Diguyur Hujan Deras, Pemukiman di Jakarta Dikepung Banjir Lebih dari 1 Meter
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
Terkini
-
Juda Agung Disebut Kandidat Kuat Wamenkeu, Istana Tegaskan Belum Ada Keputusan
-
Terjaring OTT KPK, Eks Kasi Intel Kejari HSU Asis Budianto Ajukan Praperadilan
-
Bela Istri yang Dijambret, Pengacara Sebut Hogi Minaya Kejar Pelaku untuk Selamatkan Tagihan Snack
-
Isu Reshuffle Memanas: Antara 'Anak Ideologis' dan 'Keponakan', Siapa yang Bertahan di Kabinet?
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
-
Istana Buka Suara soal Kans Budisatrio Djiwandono Gabung Kabinet
-
Isu Reshuffle Memanas, Istana Pastikan Sore Ini Fokus pada Pelantikan Dewan Energi Nasional
-
Dari Bansos Hingga Keuangan Digital, Mendagri Ungkap Peran Kunci Data Dukcapil
-
KPK Periksa Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi Terkait Dugaan Suap Ijon Proyek
-
Banjir dan Longsor Berulang, Auriga Ungkap Deforestasi 'Legal' Jadi Biang Kerok