Suara.com - Gubernur Jakarta, Pramono Anung, buka suara mengenai kondisi banjir parah yang melanda ibu kota dua hari terakhir.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin, 7 Juli 2025, Pramono mengungkapkan bahwa Jakarta menghadapi serangan banjir dari tiga sumber sekaligus, sebuah fenomena yang diakuinya baru pertama kali terjadi.
"Ini lah banjir yang terjadi bersamaan. Memang itu baru pertama kali," ujar Pramono dalam video yang ditampilkan dalam unggahan tersebut.
Ia merinci tiga penyebab utama yang datang serentak, membuat penanganan menjadi ekstra kompleks.
"Yang pertama adalah banjir kiriman. Yang kedua adalah banjir karena curah hujan yang ada di beberapa tempat di Jakarta. Yang ketiga pas bersamaan, rob atau permukaan air lautnya naik," jelasnya.
Beban berat akibat volume air yang masif ini berdampak langsung pada peralatan di lapangan.
Pramono mengakui bahwa situasi ini memberikan tekanan hebat pada sistem drainase dan penanggulangan banjir Jakarta.
Sejumlah pompa air vital milik pemerintah provinsi mengalami kerusakan saat dioperasikan tanpa henti untuk menyedot genangan.
"Kami menggunakan pompa yang dimiliki oleh pemerintah Jakarta, kurang lebih 600. Dari 600 pompa itu, karena airnya begitu banyak, akhirnya 10 pompa terbakar," ungkap Pramono.
Baca Juga: Padel Kena Pajak Hiburan, Golf Tidak? Begini Penjelasan Gubernur Pramono
Ia juga menggambarkan dilema yang dihadapi tim di lapangan pada malam hari, di mana keputusan sulit harus diambil untuk mencegah dampak yang lebih luas, terutama di kawasan-kawasan strategis ibu kota.
"Jam 22.30 itu sebenarnya belum bisa dipompa. Tapi kalau tidak dipompa, mohon maaf, semalam itu beberapa daerah yang strategis pasti akan tergenang," tuturnya.
Meski menghadapi tantangan berat, Pramono menyatakan bahwa kerja keras tim gabungan membuahkan hasil.
Hingga saat ini, kondisi dilaporkan berangsur terkendali di sebagian besar wilayah.
"Apa yang dilakukan di Jakarta sekarang ini, banjir tinggal sedikit ada di Jakarta Timur, dan sedikit di Barat. Alhamdulillah, dengan pengaturan yang ada, sampai dengan malam kurang lebih jam 12-an lah, itu mulai tertangani dengan baik, dan pagi ini semuanya berjalan lancar," katanya.
Sementara dalam keterangan unggahannya, Pramono mengajak masyarakat Jakarta untuk bahu-membahu mengatasi serangan banjir.
Berita Terkait
-
Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura
-
Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen
-
Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi
-
Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi