Dedi menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah-langkah besar untuk menyelamatkan alam, meskipun hal itu dapat menimbulkan kontroversi di tengah publik.
"Karena untuk apa pembangunan dilakukan dengan biaya yang sangat besar, pada akhirnya, rontok oleh bencana," imbuhnya.
Sayangnya, pernyataan tersebut langsung disambut kritik dari berbagai kalangan, terutama netizen yang merasa bahwa Dedi terlalu menyederhanakan masalah banjir Jakarta.
"Apakah ini mode baru klaim ‘kalau saya jadi Presiden maka banjir di Jakarta…'" sindir akun @elisa_jkt.
Akun tersebut mengingatkan bahwa hujan deras sering kali terjadi langsung di Jakarta tanpa melibatkan Bogor.
"Sekadar mengingatkan wahai Gub Jabar. Pada malam penggantian tahun 2020, beginilah kondisi hujan di Jakarta. Bukan di Depok/Bogor, dan kita semua tahu 1 Januari 2020 terjadi," jelasnya.
Dedi Mulyadi lantas diingatkan bahwa tidak semua peristiwa yang terjadi di Indonesia berkaitan dengan wilayah yang dipimpinnya.
"Wahai Gub Jawa Barat. Gak semua hal itu selalu tentang lo, tahu. Ini hujannya dan ini banjirnya. Tuh lihat, Bogor malah putih pucat nggak menghasilkan hujan," ujarnya.
Netizen lain menuliskan bahwa banjir Jakarta tidak hanya disebabkan oleh kiriman dari wilayah selatan, tetapi juga karena hujan lokal dan rob dari laut.
Baca Juga: Waspada! Hujan Diprakirakan Guyur Seluruh Jakarta Malam Ini
"Kalau Bogor direndahin, pasti bebas banjir kiriman," tulisnya dengan nada sarkastik.
Sementara itu, ada juga yang mengkritik pernyataan Dedi karena dianggap tanpa data.
"Makanya selalu banjir. Yang jadi masalah tuh, banjirnya makin parah karena ada kiriman dari daerah sekitar plus surutnya nggak cepat. Belum lagi ada penurunan muka tanah setiap tahun. Aneh banget, asal bunyi nggak pakai riset,” tulis pengguna lain.
Sejak memimpin Jawa Barat, Dedi Mulyadi kerap ditudir melalukan pencitraan. Banyak yang menduga Dedi mulai membangun dukungan untuk maju Pilpres mendatang.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Waspada! Hujan Diprakirakan Guyur Seluruh Jakarta Malam Ini
-
Daftar Lengkap Wilayah Jakarta yang Masih Tergenang Banjir Hingga Selasa
-
Jakarta Banjir Lagi Senin Malam, 16 RT Terendam Air
-
Teknologi Penangkal Banjir: Modifikasi Cuaca Siap Diterapkan di Langit Jabodetabek
-
Mataram Lumpuh Listrik! 33 Ribu Pelanggan PLN Terdampak Banjir, Ini Kondisi Terkini
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir