Suara.com - Identitas remaja yang nekat beraksi bak atlet dayung di atap mobil di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) akhirnya terungkap.
Aksi yang terekam dalam video 19 detik dan viral di media sosial itu mengundang tanya besar: siapa sosok pelaku pacu jalur dan apa yang mendorongnya melakukan tindakan berbahaya tersebut? Pihak Kepolisian Daerah Lampung berhasil menguak tabir misteri ini.
Pelaku diketahui merupakan seorang remaja, warga asli Lampung. Salah satu sumber menyebut namanya adalah Nuriansyah.
Namun, pihak kepolisian lebih berfokus pada perannya dalam komunitas. Remaja ini ternyata merupakan anggota dari komunitas mobil bernama Debgank Lampung.
Aksi tersebut dilakukan saat ia dan rekan-rekannya sedang melakukan konvoi di jalan tol pada hari Minggu (13/7/2025).
Dalam video yang menggemparkan itu, ia terlihat sangat percaya diri, bahkan tertawa lepas sambil melakukan gerakan pacu jalur di atas mobil Pajero hitam yang melaju pelan.
Ketenangannya kontras dengan bahaya yang mengintip di sekelilingnya, di mana mobil dan truk besar harus melambat dan bermanuver untuk menghindarinya.
Aksi ini menunjukkan betapa rendahnya kesadaran akan keselamatan, baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain.
Setelah videonya viral dan menuai kecaman publik, Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Lampung tidak membutuhkan waktu lama untuk melacak dan memanggilnya.
Baca Juga: Viral Remaja Pacu Jalur di Atap Mobil Tol Lampung, Kini Minta Maaf Sambil Terisak
Kasat PJR AKBP Indra Gilang Kusuma menyatakan bahwa pelaku bersikap kooperatif saat dimintai keterangan. Di hadapan petugas, raut penyesalan pun tak bisa disembunyikan.
Tawa lepas yang terlihat di video berganti dengan wajah tertunduk.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, pihak berwenang tidak hanya memberikan sanksi hukum.
Pelaku diwajibkan untuk membuat sebuah surat pernyataan resmi dan video permintaan maaf.
Dalam pernyataannya, ia harus mengakui kesalahannya dan meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Lampung yang telah dibuat resah oleh ulahnya.
Langkah ini menjadi pelajaran penting, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi anggota komunitasnya dan remaja lain, bahwa jalan raya bukanlah panggung untuk mencari sensasi.
Berita Terkait
-
Viral Remaja Pacu Jalur di Atap Mobil Tol Lampung, Kini Minta Maaf Sambil Terisak
-
Ironi Pacu Jalur: Tradisi Sakral Riau Jadi Lelucon Maut di Atas Aspal Tol Lampung
-
3 Konten Viral Indonesia Bikin Heboh Dunia, Terbaru Pacu Jalur!
-
Viral! Detik-detik Ngeri Remaja 'Pacu Jalur' di Atas Mobil di Tol Lampung
-
10 Fakta Remaja Pacu Jalur Viral di Atas Mobil Jalan Tol Lampung
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Sebelum Sidang Kabinet, Prabowo dan Menteri-menteri Bayar Zakat di Istana Negara
-
Komisi XIII DPR: Percuma Ada Polisi Jika Tak Mampu Ungkap Motif Penyerang Andrie Yunus
-
Aksi Joget Donald Trump di Tengah Perang Viral, Gesturnya Tuai Kritikan Tajam
-
Resmi Dibeli Indonesia, Ini Spesifikasi Mengerikan Rudal Supersonik BrahMos
-
Kompolnas Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS sebagai Ancaman Demokrasi
-
BrahMos vs Fattah 1: Timur Tengah Membara, Indonesia Ikut Beli Rudal yang Ditakuti Barat
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Ahmad Sahroni Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: Teror Terhadap Demokrasi
-
Data Dukcapil: Penduduk Indonesia Terbanyak Berasal dari Shio Tikus
-
Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Bedah Ijazah Jokowi, Temukan Bukti Forensik Stempel dan Emboss