Di saat Komnas HAM bergerak senyap, pihak kepolisian justru menemukan secercah harapan dari bukti teknologi.
Sumber di kepolisian menyebutkan bahwa penyelidik sedang berfokus mendalami rekaman CCTV dari beberapa titik di sekitar lokasi kejadian.
Rekaman tersebut diyakini telah menangkap sebuah jejak kunci: sebuah kendaraan yang terekam meninggalkan area sekitar kediaman Arya Daru pada rentang waktu yang diperkirakan sebagai saat-saat kritis sebelum dan sesudah kematiannya.
Kini, tim siber dan forensik bekerja keras untuk:
Identifikasi Kendaraan: Memperjelas jenis, warna, dan pelat nomor kendaraan yang mencurigakan.
Analisis Waktu: Mencocokkan waktu kemunculan kendaraan dengan linimasa kejadian yang telah disusun penyidik.
Pelacakan Rute: Menelusuri pergerakan kendaraan tersebut sebelum dan sesudah melintas di dekat TKP untuk mengungkap tujuannya.
Petunjuk dari CCTV ini menjadi 'game changer' potensial.
Jika berhasil diidentifikasi, jejak digital ini bisa membuka identitas orang-orang yang terakhir kali berada di sekitar Arya Daru, mengubah kasus yang tadinya gelap gulita menjadi lebih terang.
Baca Juga: Kasus Diplomat Muda Arya Daru: Kompolnas Optimis Terungkap, CCTV Jadi Kunci?
Publik, terutama generasi muda yang peduli pada isu hukum dan keadilan, kini menanti dengan cemas.
Pengungkapan kasus ini bukan hanya soal mencari pelaku, tetapi juga menjadi ujian bagi transparansi dan akuntabilitas institusi negara dalam menangani kasus yang menyita perhatian besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!