Suara.com - Video emak-emak pedagang sayur bentrok di Gowa viral di media sosial. Insiden perkelahian itu melibatkan enam orang dan lima di antaranya adalah perempuan.
Peristiwa bentrokan itu terjadi di area Pasar Minasamaupa Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Kamis (24/7/2025) pukul 17.30 WITA.
Dalam kejadian tersebut, dua wanita mengalami luka setelah dikeroyok oleh sejumlah pedagang lain. Bentrokan ini kini menjadi sorotan dan tengah dalam penyelidikan Polres Gowa.
Berikut 3 fakta emak-emak pedagang sayur bentrok di Gowa yang bikin heboh jagat maya.
1. Dua Korban Luka
Bentrok antara pedagang sayur di Gowa ini terjadi saat pasar mulai sepi. Dua wanita, YU (28) dan adiknya YA (16), menjadi korban pengeroyokan oleh tiga wanita dan satu pria.
“Sejak awal mereka ngomel-ngomel, tapi saya tidak tahu. Nanti setelah sebut nama, baru saya tahu bahwa saya yang dimaksud,” ujar YE.
Akibat insiden ini, korban mengalami luka-luka dan baju yang dikenakan sobek. Kondisi korban tampak terguncang dan mendapat penanganan di kantor polisi.
2. Dendam Lama Antar Pedagang
Penyebab bentrokan diduga karena dendam lama antar pedagang di pasar. Ketegangan disebut sudah berlangsung sejak lama, namun baru meledak sore itu. Polisi mendalami motif di balik aksi perkelahian pedagang pasar Gowa ini.
3. Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Kanit Pidana Umum (Pidum) Reskrim Polres Gowa, Ipda Andi Alfian, membenarkan adanya laporan dari korban dan memastikan penyelidikan tengah berjalan.
“Laporan korban sementara kami terima dan akan dilakukan penyelidikan,” ujarnya.
Pihak kepolisian kini mengumpulkan keterangan dari para saksi serta memeriksa rekaman video bentrokan yang sudah tersebar luas. Kasus ini menjadi perhatian warga, terutama karena terjadi di tempat umum yang sering dikunjungi masyarakat.
Berita Terkait
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga
-
Gajah yang Mendengar Suara Semut
-
Bikin Warga Resah! Polisi Ungkap Pemicu Bentrokan Ormas dan Matel di Cengkareng
-
Sengketa Tanah JK vs Lippo Group! Menteri ATR/BPN Ungkap Fakta Pemilik yang Sah
-
Viral! Detik-Detik Bentrok Ormas BPPKB Banten vs Debt Collector di Cengkareng, Bawa Bambu dan Batu
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet