- Seorang pemuda bernama Sukra Umagafur di Kepulauan Sula meninggal dunia akibat pukulan Pratu SB pada Minggu (22/3/2026).
- Peristiwa dipicu perselisihan keluarga yang berlanjut ketika korban bersama keluarga mendatangi rumah Pratu SB.
- Pratu SB kini telah diamankan dan diserahkan ke Denpom XV/1 Ternate untuk menjalani proses hukum.
Suara.com - Seorang pemuda di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara bernama Sukra Umagafur tewas dipukul prajurit TNI berinisial Pratu SB. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (22/3/2026) itu diduga dipicu perkelahian antara adik prajurit dengan adik korban.
Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 733/Masariku Letkol Inf M. Aminulah mengatakan pada 22 Maret 2026 adik Pratu SB awalnya terlibat perkelahian dengan adik korban. Perselisihan kemudian berlanjut ketika keluarga korban mendatangi rumah Pratu SB dalam kondisi emosi dan melayangkan protes keras.
Saat itu, Pratu SB diketahui sedang menjalani cuti Lebaran. Situasi pun semakin memanas ketika adik Pratu SB diduga dihentikan di jalan dan dikeroyok oleh sekelompok orang yang disebut dipengaruhi minuman keras.
Melihat kejadian tersebut, Pratu SB lalu berupaya melerai dengan memeluk adiknya. Namun, ia justru menjadi sasaran pukulan di bagian kepala dan leher.
Dalam kondisi terdesak, Pratu SB menurut Aminulah kemudian melakukan pukulan balasan yang mengenai wajah korban. Korban terjatuh dan bagian belakang kepalanya terbentur aspal.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Sanana sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Yonif 733/Masariku, saya menyampaikan rasa bela sungkawa yang paling dalam kepada keluarga almarhum Sukra Umagafur. Kami merasakan kesedihan yang dialami keluarga, dan kami mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Aminulah dikutip dari ANTARA, Jumat (27/3/2026).
Aminulah memastikan Pratu SB kekinian telah diamankan dan diserahkan ke Denpom XV/1 Ternate untuk menjalani proses hukum. Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta mempercayakan penanganan kasus kepada aparat berwenang.
“Kami pastikan bahwa TNI tidak akan pernah menutupi fakta yang ada," katanya.
Baca Juga: Lewat Kerja Sama DMI, Pengurus Masjid di Maluku Utara Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
RTM di Bappenas, Luhut Apresiasi Kinerja Kemensos Integrasikan Data dan Digitalisasi Bansos
-
Raup Rp3,5 Miliar tapi Cuma Setor Rp711 Juta? Stafsus Pramono Buka Suara soal Parkir Blok M Square
-
Kemensos dan Kementerian PKP Renovasi 10 Ribu Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat
-
Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang dari 4 Negara Antisipasi Hantavirus
-
Fraksi Gerindra DPR: Juri LCC Empat Pilar Harus Minta Maaf ke Ocha
-
Bongkar Skandal Kuota Haji: KPK Endus Aliran Dana Rahasia dari Travel ke Oknum Kemenag!
-
Greenpeace Desak ASEAN Segera Atasi Krisis Plastik dan Bahan Bakar Fosil
-
AHY Tegur Keras Pejabat yang 'Ngeloyor' Pergi saat Dirinya Berbicara: 'Anda Dengarkan Saya Dulu!
-
Pastor Bethlehem Bongkar Ancaman Israel: Umat Kristen Palestina Akan Dibinasakan pada 2050
-
Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan