Suara.com - Sebuah video viral yang beredar di Facebook mengklaim bahwa YouTuber Aisar Khaled bagi-bagi motor gratis kepada pengikutnya.
Klaim tersebut muncul dari akun bernama "MrTrimakasih Official", yang mengunggah video pada Kamis (26/6/2025) dengan narasi bombastis:
“SAYA TAK MAIN MAIN! UNTUK FOLLOWERS SAYE SUDAH SAYA SIAPKAN 100 MOTOR BARU DARI SAYE.
Alhamdulillah untuk mengucap rasa bersyukur saya selamat jika anda menjumpai video ini Anda berhak menerima motor baru dari saye. Komen amin dan tekan love dan panah tanpa diundi-undi lagi.”
Video tersebut telah mengumpulkan lebih dari 5.600 tanda suka dan 3.700 komentar per Jumat (25/7/2025).
BeAisar Khaled bagi-bagi motor tersebut benar?
Tim pemeriksa fakta dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) melalui kanal TurnBackHoax melakukan investigasi terhadap konten tersebut. Audio dalam video ditelusuri menggunakan teknologi pendeteksi suara AI, ElevenLabs.io.
Hasilnya menunjukkan bahwa suara dalam video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI), dengan tingkat probabilitas sebesar 77 persen.
Tak hanya itu, penelusuran lebih lanjut dengan kata kunci “Aisar Khaled berbagi motor melalui Facebook” tidak menemukan satu pun sumber kredibel atau pemberitaan resmi yang mendukung klaim tersebut. Artinya, tidak ada bukti bahwa Aisar Khaled benar-benar melakukan giveaway motor di Facebook.
Justru, diketahui bahwa aktivitas giveaway Aisar Khaled selama ini dilakukan melalui akun Instagram @aisar_khaledd dan TikTok @aisarkhaledd, bukan melalui akun atau platform Facebook.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil verifikasi, unggahan yang mengklaim YouTuber Aisar Khaled bagi-bagi motor lewat Facebook adalah tidak benar. Suara dalam video tersebut adalah hasil manipulasi berbasis AI, dan klaimnya termasuk dalam kategori konten palsu (fabricated content).
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap modus penipuan digital yang mengatasnamakan figur publik dan menyebar melalui platform media sosial. Jangan mudah percaya dengan ajakan untuk berkomentar atau menyukai postingan dengan iming-iming hadiah tanpa dasar yang jelas.
Berita Terkait
-
Viral Pencuri Mati Kutu, Ditegur Pemilik Rumah Pakai Kata-Kata Lembut
-
Kakek Nenek di Nias Diancam Petugas PLN Gara-Gara Hemat Listrik, Begini Akhirnya
-
Kritik Pembagian THR di Balikpapan Berujung Teror, Konten Kreator Zainoel Arifin Resmi Minta Maaf
-
Pemkot Samarinda Habiskan Dana Rp7,3 M Buat Sewa Mobil Dinas Mewah, Sebulan Bayar Rp160 Juta
-
Heboh Patung Donald Trump dan Jeffrey Epstein Bergaya Mesra Ala Jack-Rose Titanic di Washington
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Usai Gus Yaqut Pakai Rompi Oranye, Giliran Gus Alex yang Akan Diperiksa KPK Pekan Depan
-
Sengketa Hotel Sultan Memanas, Hamdan Zoelva Laporkan Ketua PN Jakpus dan PT DKI ke Komisi Yudisial
-
Bareskrim Tangkap Bandar Narkoba Jaringan Ko Erwin di Pontianak, Kini Buru Otaknya The Doctor
-
IWD 2026: Yayasan IPAS Perkuat Layanan bagi Penyintas Kekerasan Gender
-
Rismon Sianipar Minta Maaf Soal Ijazah Jokowi, Gibran: Ramadan Bulan Baik untuk Memaafkan
-
Pesawat Tanker KC-135 Milik AS Jatuh Saat Operasi Militer di Iran
-
Rudal-rudal Iran Masih Menghantui, Trump dan Netanyahu Terpojok Skandal Dalam Negeri
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun