Istilah "Tenryuubito" kini menjadi kata ganti untuk menggambarkan oknum-oknum yang dirasa hidup dalam gelembung kekuasaan, jauh dari sentuhan empati dan keadilan.
"Gak usah jauh-jauh ke Mariejoa, di Konoha juga banyak Tenryuubito. Bedanya gak pake gelembung di kepala," tulis sebuah akun populer di X, menggunakan istilah "Konoha" sebagai sindiran.
Komentar lain lebih menusuk, "Setiap kali ada kasus hukum yang tumpul ke atas dan tajam ke bawah, satu Tenryuubito baru saja menunjukkan kekuasaannya."
Ancaman yang dirasakan ini bukanlah ancaman fisik, melainkan ancaman terhadap rasa keadilan.
Ancaman dari sebuah sistem yang dirasa semakin timpang, di mana suara rakyat kecil semakin tidak terdengar dan segelintir elite seolah bisa melakukan apa saja.
Fenomena bendera ini adalah visualisasi dari akumulasi kekecewaan tersebut.
Jolly Roger: Lebih dari Bendera, Ini Deklarasi Perlawanan
Jika Tenryuubito adalah simbol ancaman, maka Jolly Roger Topi Jerami adalah simbol perlawanan. Inilah bagian kedua dari "pesan rahasia" tersebut.
Bendera Luffy bukanlah bendera anarki yang haus darah.
Baca Juga: Kode Keras di Balik Bendera One Piece yang Viral: Simbol Protes Jelang Agustusan?
Ia adalah deklarasi kemerdekaan. Ia adalah simbol penolakan untuk hidup di bawah telapak kaki sistem yang tiran.
Mengibarkannya berarti menyatakan diri sebagai bagian dari mereka yang percaya pada kebebasan, persahabatan, dan perjuangan untuk menghancurkan struktur yang tidak adil seperti yang selalu dilakukan Luffy setiap kali ia melihat teman atau orang lemah ditindas.
Ini adalah perlawanan simbolis.
Saat saluran formal untuk menyuarakan kritik terasa tersumbat, maka tiang bendera di depan rumah pun bisa menjadi mimbar orasi yang paling kuat.
Pada akhirnya, viralnya bendera One Piece adalah sebuah referendum diam-diam.
Fenomena ini memaksa kita untuk melihat cermin dan menjawab pertanyaan di judul. Ancaman "Tenryuubito" itu nyata atau tidak, jawabannya tergantung pada perspektif dan pengalaman masing-masing.
Berita Terkait
-
Kode Keras di Balik Bendera One Piece yang Viral: Simbol Protes Jelang Agustusan?
-
5 Fakta Viral Bendera One Piece Berkibar Jelang HUT RI ke-80, Benarkah Simbol Perlawanan?
-
Viral Bendera 'One Piece' Jelang HUT RI, Legislator Golkar Khawatir Makar: Harus Ditindak Tegas!
-
Legislator DPR Kecam Pengibaran Bendera One Piece: Bisa Jadi Makar
-
Melawan Tenryubito, Filosofi Bendera One Piece yang Ramai Berkibar Jelang HUT RI ke-80
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Polda Metro Jaya Pastikan Layanan Pindah Terminal Gratis di Bandara Soekarno-Hatta
-
Pemerintah Tangguhkan Urusan Board of Peace dan Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza, Apa Kata DPR?
-
Efisiensi APBN 2026, Wakil Ketua Komisi X DPR Tegaskan Sektor Pendidikan Harus Diproteksi
-
Bareskrim Pantau 24 Jam New Star Club Bali Usai Digerebek, Izin Usaha Diusulkan Dicabut
-
TNI Turun Tangan Selidiki Teror Air Keras Andrie Yunus: Respons Dugaan Keterlibatan Prajurit
-
Presiden Prabowo Penuhi Permintaan Warga Aceh, Salurkan Bantuan Daging Meugang Sambut Idulfitri
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Heboh! Di Sini Calon Politisi Perempuan Diminta Layanan Seks demi Tiket Pemilu
-
Info A1: Perang Lawan Iran karena Kebodohan Trump Ditipu Lobi Israel dan Tokoh Media AS
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur