Suara.com - Ketua Harian Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengunggah foto pertemuan dirinya dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri serta kedua anaknya yakni Puan Maharani dan M Prananda Prabowo.
Unggahan itu terlihat dari akun instagram resmi Dasco @sufmi_dasco pada Kamis (31/7/2025) malam.
Tampak Dasco mengunggah tiga foto yang menggambarkan suasana hangat pertemuan mereka.
Terlihat dari foto pertama, Dasco hadir dengan pakaian safari berwarna putih serta celana hitam datang didampingi oleh Menteri Sekretatis Negara (Mensesneg) yang juga politisi Gerindra, Prasetyo Hadi dengan pakaian senada.
Dasco dan Prasetyo duduk berhadapan dengan Megawati dengan pakaian santai bermotif bunga dengan warna hijau tosca dan ditemani Puan Maharani yang memakai pakaian belang-belang hitam dan putih.
Sementara putra laki-laki Megawati, Prananda Prabowo duduk di posisi tengah di antara Megawati dan Puan serta Dasco dan Prasetyo.
Mereka bertemu dalam ruangan penuh dengan ornamen klasik diduga pertemuan terjadi di Bali mengingat Megawati, Puan serta Prananda sedang mengisi waktunya untuk acara Bimbingan Teknis Nasional PDIP.
Di slide foto ke dua, terlihat mereka semua berfoto bersama berdiri sejajar dan memancarkan senyum merekah. Terutama terlihat semringah dari wajah Megawati.
Begitu pun terpancar dari foto pertama, mereka semua tampak terlihat senyum di hadapan kamera.
Baca Juga: Hadiah Prabowo Lewat Keppres, Tom Lembong dan Hasto Bakal Hirup Udara Bebas
Kemudian pada slide foto ketiga, Puan memimpin swafoto bersama Dasco dan Prasetyo. Lagi-lagi memancarkan senyuman hangat.
Dari unggahan itu Dasco hanya menuliskan keterangan "Merajut Tali Kebangsaan dan Persaudaraan."
Belum diketahui pasti apa yang menjadi isi obrolan dalam pertemuan tersebut.
Akan tetapi yang jelas, unggahan foto Dasco ini dilakukan usai adanya pengumuman resmi dari DPR RI dan Pemerintah terkait persetujuan pemberian amnesti bagi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang sebelumnya divonis bersalah dalam kasus suap PAW DPR RI Harun Masiku.
Pemberian amnesti atas permintaan pertimbangan dari Presiden RI Prabowo Subianto melalui Surat Presiden lalu disetujui oleh DPR RI.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto mengusulkan pertimbangan untuk memberikan hak abolisi terhadap Thomas Trikasih Lembong dan memberikan pertimbangan amnesti terhadap Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.
Berita Terkait
-
Manuver Mengejutkan Prabowo Bikin Kejagung Kaget, Kapuspenkum: Saya Baru Tahu dari Anda!
-
Reaksi Kuasa Hukum Hasto Atas Amnesti Prabowo: Dari Tak Percaya Hingga Menagih Keputusan Presiden
-
Dasco soal Sugiono Jadi Sekjen Partai Gerindra: Sabar, Tunggu Besok
-
Geger Bendera One Piece Jelang HUT RI, Pimpinan DPR: Ada Laporan Intelijen Upaya Pecah Belah Bangsa!
-
Hadiah Prabowo Lewat Keppres, Tom Lembong dan Hasto Bakal Hirup Udara Bebas
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah
-
Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon
-
KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya
-
Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon
-
KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun
-
Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral
-
WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi
-
Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian
-
Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga