Suara.com - Di tengah spekulasi mengenai kemungkinan bergabungnya PDI Perjuangan (PDIP) ke dalam barisan kabinet, Partai Demokrat menegaskan posisinya yang teguh menghormati penuh hak prerogatif Presiden terpilih dalam menentukan susunan pemerintahan.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menepis anggapan bahwa komposisi kabinet seharusnya menjadi ruang perdebatan antarpartai.
Hal itu disampaikan Herman saat berada di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa, 8 Agustus 2025.
"Penetapan kabinet ya itu hak prerogatifnya Presiden, jadi selama bahwa Presiden menetapkan pilihan-pilihan itu ya kita hormati, karena itu hak prerogatifnya," ujar Herman.
Herman menekankan bahwa Demokrat sebagai mitra koalisi pemerintah tidak berada dalam posisi untuk mempersoalkan apabila ada partai lain yang kemudian turut diajak masuk ke dalam struktur pemerintahan.
"Oleh karenanya tidak bisa kemudian dipertentangkan dengan pihak-pihak lain. Ini menjadi hak prerogatif Presiden," tegasnya.
Menurut Herman, semakin banyak kekuatan politik yang bersatu dalam mendukung agenda nasional, akan semakin baik pula dampaknya terhadap efektivitas pemerintahan.
"Semakin solidnya seluruh potensi bangsa, partai-partai politik memiliki satu tujuan yang sama bersama dengan pemerintah, saya kira akan semakin baik dan akselerasi untuk mencapai tujuannya akan lebih terukur," pungkasnya.
Pernyataan ini menjadi penyeimbang dalam wacana yang belakangan berkembang, di mana PDIP menyatakan sikap politiknya sebagai partai penyeimbang, bukan bagian dari pemerintahan.
Baca Juga: Sentil Orang yang Menyebut Prabowo Diatur Jokowi, Qodari: Baca Lagi Buku Miriam Budiardjo
Ketua DPP PDIP Bidang Keanggotaan dan Organisasi, Andreas Hugo Pareira, menegaskan bahwa peran tersebut diambil berdasarkan arahan langsung Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
"Bergabung tidak harus ada di dalam pemerintahan, tetapi bagaimana kita memberikan dukungan secara substantif, secara kualitatif terhadap pemerintahan," kata Andreas kepada wartawan, Selasa yang sama.
Andreas menjelaskan bahwa sebagai partai penyeimbang, PDIP tetap akan memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang prorakyat, sembari menyampaikan kritik yang bersifat membangun.
"Mengkritisi hal-hal yang kemudian perlu menjadi kritik terhadap pemerintah dan itu saya kira hal yang juga dihendaki oleh presiden," ujarnya.
"Bahwa presiden juga membutuhkan second opinion dari luar pemerintahan untuk melihat perkembangan-perkembangan bagaimana program-program pemerintahan yang dijalankan," sambungnya.
Dengan memilih berada di luar kabinet, PDIP berharap dapat menjalankan fungsinya secara lebih leluasa, sekaligus merepresentasikan keragaman suara publik dalam menjaga keseimbangan jalannya pemerintahan.
Saling menghormati posisi antarpartai ini menunjukkan dinamika politik yang sehat dalam sistem presidensial, di mana kritik dan kolaborasi dapat berjalan seiring demi kepentingan bangsa yang lebih luas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Iran Beri Syarat Berat ke AS Jika Ingin Selat Hormuz Dibuka, Apa Saja?
-
Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru
-
Real Cewek Manis, Intip 5 Ide Outfit Girly dan Simpel ala Chae SooBin!
-
3 Contoh Teks Doa Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Khidmat dan Penuh Makna
-
Tak Cuma Buat Belanja, Sistem Pembayaran Digital Kini Menyentuh Layanan Publik
-
Apa Itu Skin Tint dan Bedanya dengan Foundation? Ini Penjelasannya
-
Cara Mengatasi Lipstik Meleber Keluar dari Garis Bibir, Makeup Tetap Rapi Seharian
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Contoh Teks MC Jalan Sehat 17 Agustus yang Santai dan Interaktif, Cocok untuk Acara Tingkat RT
-
Alasan Pemprov DKI Jakarta Bongkar JPO Lama di Rasuna Said