Suara.com - Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron mengaku ikut bersyukur usai pasangan nomor urut 02, Matius D Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mari-Yo) unggul dari lawannya, Benhur Tomi Mano – Constant Karma (BTM-CK) berdasar hasil sementara Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 2025.
"Kami bersyukur atas kemenangan ini. Rakyat Papua telah menunjukkan harapannya akan perubahan melalui pasangan Mari-Yo," kata Herman lewat keterangan resmi dikutip pada Jumat (8/8/2025).
Dia pun berharap kemenangan Mari-Yo bisa mengubah Papua menjadi lebih baik lagi.
"Semoga kepemimpinan Mari-Yo mampu membawa Papua ke arah pembangunan yang inklusif, damai, dan sejahtera," bebernya.
Diketahui, menurut hasil hitung cepat alias quick count yang dilakukan Indikator Politik Indonesia hingga Kamis (7/8/2025), pasangan Mari-Yo meraih 50,71 persen suara, sementara pasangan BTM-CK memperoleh 49,29 persen.
Quick count ini mengambil sampel dari 250 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar secara acak dan representatif di seluruh wilayah Papua, dengan data masuk mencapai 100 persen.
Sementara itu, tim sukses BTM-CK belum memberikan tanggapan resmi terkait hasil quick count tersebut.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua menyatakan proses rekapitulasi manual berjenjang masih berlangsung dan hasil resmi akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Profil Mathius-Aryoko, Cagub-Cawagub Menang Telak Hitung Cepat PSU Pilgub Papua 2025 versi Exit Poll
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal