Suara.com - Ribuan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman menggelar aksi protes kepada Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji.
Aksi protes mereka lakukan saat Seno Aji memberikan pidatonya pada saat kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).
Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @demokratika.co terlihat ratusan mahasiswa membelakangi Seno Aji yang berada di atas podium memberikan pidatonya.
"Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan program 'Gratispol' yang dinilai tidak merata dan tidak dirasakan oleh seluruh mahasiswa, termasuk dari FKIP," tulis akun @demokratika.co dikutip Suara.com, Jumat (8/8/2025).
Gratispol merupakan program bantuan sosial dari pemerintah Kalimantan Selatan, salah satunya bantuan pendidikan kepada pelajar atau mahasiswa yang kurang mampu.
Saat mahasiswa membalikan badan membelakangi Seno Aji, terdengar suara petugas yang meminta mereka untuk kembali berbalik arah. Namun mahasiswa tak menghiraukan, dan tetap membelakangi Seno Aji.
Dengan aksi itu para mahasiswa berhadap pemerintah Kalimantan Timur segera mengevaluasi program tersebut.
"Mereka berharap pemerintah mengevaluasi program tersebut agar bantuan pendidikan benar-benar adil dan menjangkau semua mahasiswa tanpa diskriminasi," tulis akun @demokratika.co.
Baca Juga: Kahiyang Ayu Bersama Ketua Dekranasda Seluruh Indonesia Berkunjung ke IKN
Berita Terkait
-
TNI Resmi Punya Rudal Balistik! Picu Kekhawatiran Perlombaan Senjata di Asia Tenggara
-
Rudal Balistik yang Dibeli TNI Sudah Datang! Langsung Ditarok di 'Muka' Malaysia
-
Serunya Nobar Film di Bioskop Terapung Desa Muara Enggelam
-
Polri Sita 248 Peti Kemas Batu Bara Ilegal, 3 Tersangka Ditahan
-
Kahiyang Ayu Bersama Ketua Dekranasda Seluruh Indonesia Berkunjung ke IKN
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan