Sebelumnya, sebuah video viral memantik kehebohan jagat maya, setelah ditemukan belatung di dalam menu Makan Bergizi Gratis di dua sekolah di Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban.
Dalam video viral yang kala itu beredar, terlihat jelas seekor belatung kecil menggeliat di atas nampan makanan siswa yang masih utuh isinya.
Kabar ini cepat menyebar dan memunculkan polemik di tengah masyarakat soal kualitas pengawasan makanan di sekolah-sekolah.
Meski video memperlihatkan hewan kecil menggeliat seperti belatung, Ari Wibowo, Camat Tambakboyo menegaskan bahwa dari informasi awal yang diterimanya, itu bukan belatung, melainkan larva dari sayuran.
"Itu bukan belatung, informasinya itu ulat dari sayuran," kata Ari.
Kendati demikian, dia tetap meminta agar penyedia makanan melakukan pemeriksaan ketat. Baginya, program ini sangat baik untuk anak sekolah, namun mutu dan kebersihannya tidak boleh ditawar.
Pasca insiden penemuan belatung ini, Ari Wibowo meminta pihak katering penyedia MBG melakukan pemeriksaan lebih teliti terhadap bahan makanan sebelum disajikan ke siswa.
"Kami berharap penyedia mengecek kembali, agar tidak ada keluhan lagi," tandas Ari.
Kontributor : Anistya Yustika
Baca Juga: 13 Siswa Keracunan Menu MBG di Papua Barat
Berita Terkait
-
Analogi Mengejutkan Wamenaker: Spirit 'One Piece' di Balik Program MBG Presiden Prabowo
-
Emiten BEEF Mau Datangkan 250 Sapi Perah untuk Swasembada Pangan dan MBG
-
Sherly Tjoanda Intip Kesiapan Dapur Umum Program Makan Bergizi Gratis
-
Anak SMP Usul Burger Jadi Menu MBG, Anggota DPR Soroti soal Pemahaman Gizi: Jangan Dianggap Lucu
-
Nampan Makanan untuk MBG Rata-rata Berasal dari Impor
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan