Relfy merasa AHY memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk tampil baik di panggung berskala nasional maupun internasional. Kepercayaan diri AHY ditopang tidak hanya secara penampilan fisik, melainkan juga sisi intelektualitas
"Gibran tidak memiliki itu. Secara fisik berjalan pun dia tidak terlalu percaya diri. Secara intelektual dia tidak percaya diri juga. Jadi saudara sekalian, itu persoalannya makanya dalam acara yang seperti itu, ya dia merasa tidak nyaman sesungguhnya karena dia berhadapan dengan orang-orang yang jauh lebih senior," kata Refly.
Menurut Relfy, ada alasan mengapa kemudian Gibran hanya bersalaman dengan sejumlah pejabat, termasuk dengan Maruli. Menurut Refly, Gibran lebih nyaman dengan menantu Luhut Binsar Pandjaitan itu karena dirasa termasuk satu lingkaran.
"Saya ingin mengatakan bahwa Maruli adalah geng dia, AHY bukan. Tapi Zulkifl Hasan kan geng juga, iya tetapi beda, ini geng tetapi geng bapaknya, anaknya belum tentu bisa ngikutin karena mereka jauh lebih senior," kata Refly.
Berita Terkait
-
Momen Gibran Tak Salami AHY Disorot, Publik Bandingkan IPK: Cumlaude vs 2,3
-
Fakta di Balik Tudingan Wapres Gibran Pecah Kongsi dengan AHY, Video Ini Beri Bukti Sebenarnya
-
Ijazah SMA Diragukan, Gibran Disuruh Ikut Paket C oleh Dokter Tifa: Daftar Kuliah Pakai Ijazah Apa?
-
Benarkah Gibran Cuma Punya Suket Setara SMK? Jawab Dokter Tifa yang Suruh Wapres Kejar Paket C!
-
Gercep Bahlil Bantah Isu Tak Disalami Gibran: Salah Ambil Gambar, Saya Satu Kereta Sama Mas Wapres
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan