Suara.com - Beredar video Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang melewati tanpa bersalaman dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Gara-gara video itu viral, banyak yang menuding jika hubungan antara Wapres Gibran dan AHY tidak baik-baik saja bahkan disebut pecah kongsi.
Ini karena sebelumnya muncul isu jika Wapres Gibran jadi dimakzulkan, maka salah satu kandidat yang menggantikannya adalah AHY.
Belum lagi ada rumor jika partai biru yang diduga diketuai AHY ini yang terlibat mempermasalahkan ijazah Jokowi sampai heboh seperti sekarang.
Dituding hubungannya tak baik-baik saja hanya karena tak salaman, Wapres Gibran tak tinggal diam.
Putra sulung Jokowi itu memberikan komentar di postingan pendukungnya, Muhammad Bahrun Najach, yang mengunggah video di balik acara yang didatangi Gibran dan AHY.
Jika sebelumnya mereka tak bersalaman, namun ada video lain yang menunjukkan jika keduanya sangat akrab dan dekat.
Mereka memang tak bersalaman langsung, namun bukan berarti tak saling sapa.
Keduanya bahkan terlihat mengobrol santai sambil tertawa bersama.
Baca Juga: Geger Video Gibran Lewati Menteri di Upacara, Bahlil Pasang Badan: Siapa yang Bilang?
"Akrabnya Mas Gibran dan AHY saat menghadiri gelar pasukan operasional dan kehormatan militer," tulis akun m.bahrunnajach dilansir pada 12 Agustus 2025.
Akun itu seolah ingin mengklarifikasi kalau pejabat yang didukungnya tak seperti tudingan publik.
"Yang lagi rame nih," tambahnya.
Wapres Gibran pun muncul di kolom komentar dan membagikan informasi tentang AHY.
Ini seolah ingin menunjukkan jika hubungan dirinya dengan putra sulung SBY itu baik-baik saja tak seperti yang ditudingkan.
"Bagi yang belum tahu, beliau ulang tahun di tanggal 10 kemarin," komentar Gibran.
Beberapa netizen pun ikut mengomentari video Gibran dan AHY yang begitu akrab. Ada yang lebih percaya video itu, meski tak sedikit juga tetap mencibir Gibran.
"Ini yg betul, jangan percaya Gimik memecah belah bangsa sebelum tau asli kebenarannya," tulis salah satu netizen.
"Ada yang bilang gak salaman padahal tangan pertama dah nyapa, ada yang goreng," timpal netizen lainnya.
"Terkadang sandiwara juga diperlukan apalagi di depan kamera, agar tidak mengundang ha-hal dan opini-opini yang tidak diinginkan di luaran sana!" komentar yang lainnya.
"Gagah AHY, pinter, cerdas, beda dengan wapres hasil membajak MK," komentar netizen.
Sementara itu, justru ada beberapa netizen yang mendukung jika nantinya dua anak muda ini bisa bersatu untuk maju menjadi R1 dan R2.
"RI1 & 2 pas nich, masih muda gesit," dukung netizen lain.
"Rival 2029? atau pasangan?" netizen bertanya-tanya.
Hubungan Gibran dan AHY
Gibran Rakabuming Raka dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memiliki hubungan sebagai kolega dalam pemerintahan Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Secara politik, mereka berasal dari partai yang berbeda, Gibran dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang terafiliasi dengan Koalisi Indonesia Maju, dan AHY adalah Ketua Umum Partai Demokrat.
Meskipun demikian, Partai Demokrat merupakan bagian dari Koalisi Indonesia Maju yang mengusung pasangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Dalam beberapa kesempatan, keduanya terlihat berinteraksi dalam acara-acara kenegaraan.
Meskipun sempat muncul spekulasi mengenai dinamika hubungan mereka berdasarkan video yang viral, Gibran tidak menyalami AHY di suatu acara, namun pihak-pihak terkait telah mengklarifikasi bahwa hal tersebut hanya disebabkan oleh sudut pandang kamera atau situasi tertentu dan tidak mencerminkan adanya ketidakharmonisan.
Bahkan, Gibran sendiri sempat mengunggah momen kebersamaan dengan AHY di akun media sosialnya.
Hubungan mereka adalah hubungan kerja dalam kapasitas sebagai pejabat negara di pemerintahan yang sama, meskipun ada dinamika dan spekulasi media yang kadang muncul.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Ijazah SMA Diragukan, Gibran Disuruh Ikut Paket C oleh Dokter Tifa: Daftar Kuliah Pakai Ijazah Apa?
-
Benarkah Gibran Cuma Punya Suket Setara SMK? Jawab Dokter Tifa yang Suruh Wapres Kejar Paket C!
-
Gibran Unggah Foto Bareng Dasco, Pertanda Upaya Pemakzulan Wapres Tak akan Pernah Terjadi?
-
Gercep Bahlil Bantah Isu Tak Disalami Gibran: Salah Ambil Gambar, Saya Satu Kereta Sama Mas Wapres
-
Fakta Ijazah Gibran Versi Dokter Tifa: Cuma Surat Setara SMK, Daftar Kuliah di Inggris Pakai Apa?
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik
-
Pengamat: Pernyataan 'Peras Darah' Kaesang Adalah Mekanisme Proteksi Diri Keluarga Jokowi
-
Strategi 'Hukum Dompet', Jurus Paksa Warga Jakarta Pakai Transportasi Umum
-
KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos Bakal Lancar, Meski Butuh Waktu Lama
-
Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
-
Jakarta Tak Pernah Selesai dengan Macet, Pengamat: Kesalahan Struktur Ruang Kota
-
KPK Ungkap Modus Baru Gratifikasi Hakim PN Depok, Rp 2,5 Miliar Disamarkan Lewat Money Changer