Suara.com - Informasi menyesatkan soal bantuan langsung tunai (BLT) untuk pendidikan anak sekolah beredar.
Kabar itu tersebar di media sosial (Medsos) Facebook.
Akun Facebook bernama "ahmad fauzi" mengunggah informasi tersebut pada Kamis, 9 Juli 2025.
Pengunggah memposting tautan dengan narasi sebagai berikut:
"Kabar Baik Bagi Para Siswa Penerima Program Indonesia Pintar ( PIP ). Bantuan Pendidikan Untuk Anak Sekolah Tahun 2025 Resmi Cair
Per Senin (11/8/2025) unggahan “ahmad fauzi”, disukai 4 ribu, dibagikan ulang 121 ribu dan menuai 964 komentar."
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta sebelumnya sudah mengusut kebenaran klaim serupa lewat artikel “[PENIPUAN] Tautan “Pendaftaran BLT untuk Anak Sekolah” yang tayang pada Rabu, 14 Mei 2025.
Tim pemeriksa fakta lantas mengakses tautan dalam unggahan.
Untuk diketahui, tautan mengarah ke formulir yang meminta pengisian nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.
Baca Juga: CEK FAKTA: Balita Tewas Disiksa Rentenir Gegara Jadi Jaminan Utang Ibunya, Benarkah?
Ketika diteruskan, pelamar diminta untuk memasukkan kode verifikasi untuk masuk ke akun Telegram.
Sementara itu, berdasarkan laman resmi Kemensos (kemensos.go.id), Program Keluarga Harapan (PKH) untuk anak sekolah masuk dalam komponen pendidikan.
PKH diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Dilansir dari sumber yang sama, pendaftaran DTKS secara daring dilakukan melalui aplikasi “Cek Bansos”, tidak melalui tautan yang beredar di Facebook tersebut.
Bisa disimpulkan, unggahan berisi “tautan pendaftaran BLT untuk Pendidikan Anak Sekolah” merupakan konten tiruan (impostor content).
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel