Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengungkapkan arahan penting Megawati Soekarnoputri tentang penundaan penulisan sejarah ulang Indonesia yang beberapa waktu lalu sempat ramai diperbincangkan.
Adapun penundaan tersebut dilakukan setelah Kementerian Kebudayaan yang menginisiasi penulisan ulang sejarah itu mendapat masukan dari banyak pihak.
"Dari berbagai upaya masukkan agar sejarah dapat ditulis dengan benar. Kemudian didengarkan oleh Menteri Kebudayaan sehingga penulisan sejarah yang menimbulkan berbagai kontroversi itu akhirnya ditunda," ungkap Hasto.
Hasto mengungkapkan jika Megawati ingin penulisan sejarah ulang Indonesia melalui sejumlah kajian akademis.
"Dan mari kita semua melihat penulisan sejarah dengan kebenaran melalui kajian-kajian akademis melihat secara komprehensif. Itu yang menjadi arahan dari Ibu Megawati Soekarnoputri," beber Hasto.
Lebih lanjut, menurut Hasto, PDI Perjuangan siap memberikan kontribusi dalam penulisan sejarah ulang tersebut.
Hasto mengungkap jika PDI Perjuangan telah mendirikan Badan Sejarah Nasional Partai sehingga bisa akan memberikan kontribusi terhadap bangsa agar dapat belajar dari sejarah.
"Dan kemudian menatap masa depan dengan jauh lebih optimisme setelah kita melihat kebenaran di dalam sejarah itu," lanjut Hasto.
Hasto juga memperkuat amanat Megawati yang menekankan perlawanan terhadap penyalahgunaan kekuasaan.
Baca Juga: Megawati Absen Upacara di Istana: Puan Maharani Sampaikan Wasiat Perjuangan Sang Ibunda di HUT ke-80
"Itu adalah suatu tema yang relevan karena rekam jejak sejarah Ibu Megawati Soekarnoputri adalah menegakkan demokrasi, menjaga konstitusi," tandas Hasto.
Tentang Proyek Penulisan Ulang Sejarah RI
Sebagai tambahan informasi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa peluncuran penulisan sejarah Indonesia yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada Agustus 2025 kemungkinan mengalami penundaan.
"Ada kemungkinan mundur," kata Prasetyo.
Dia menyatakan bahwa hingga saat ini peluncuran tersebut belum dilaksanakan dan terdapat kemungkinan jadwalnya akan mundur dari rencana semula.
"Belum, belum (diperkenalkan pada Agustus)," lanjut Prasetyo.
Berita Terkait
-
Kembali Jabat Sekjen PDIP, Hasto Ungkap Pesan Megawati dan Spiritualitas yang Lahir di Rutan KPK
-
Kenapa Megawati Selalu Absen di Upacara 17 Agustus Istana? Hasto Ungkap Alasannya
-
Hasto Kristiyanto Bocorkan Kapan Pengurus Baru PDIP Didaftarkan, Singgung Momentum Tepat
-
Gugah Nurani Elite Politik, Megawati Sentil Bahaya Kolonialisme Gaya Baru dan Pengkhianat Rakyat
-
Refleksi Kemerdekaan Megawati: Bukan Hadiah, Tapi Hasil Cucuran Darah dan Air Mata
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
- 5 Pilihan HP Murah dan Awet Dipakai Lama, Harganya Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
-
7 HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025, Daily Driver Andalan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
Terkini
-
Diserbu Pengunjung Libur Tahun Baru, Tiket Teater Bintang Planetarium Jakarta Ludes
-
Diduga Mabuk, Pengemudi Brio Tabrak Separator Busway Hingga Mobilnya Terbakar
-
Pulihkan Akses Pasca Banjir Bandang, Polisi Bangun Jembatan Darurat di Padang Pariaman
-
Berkat Laporan Warga, Polisi Ringkus Dua Pencopet di CFD Bundaran HI
-
Dipanggil Prabowo Awal Tahun, Dasco Dapat Tugas Khusus
-
Awal Tahun Langsung Gas! Prabowo Panggil Dasco ke Rumah Dinas, Bahas Ini
-
Polisi Periksa 10 Saksi Terkait Kematian Misterius Satu Keluarga di Warakas
-
Waspada Superflu H3N2, Dinkes DKI Imbau Warga Terapkan PHBS
-
AS Serang Venezuela, 40 Orang Tewas dan Presiden Maduro Ditangkap
-
Gempa Dangkal Guncang Bener Meriah Aceh, BMKG Imbau Warga Tetap Tenang