Guncangan gempa utama dirasakan dengan intensitas yang cukup kuat di wilayah Poso dan sekitarnya.
Getaran gempad dirasakan hingga ke beberapa wilayah di provinsi tetangga. Wilayah seperti Luwu Timur, Palopo, Tana Toraja, dan Wajo di Sulawesi Selatan.
Guncangan juga dirasakan hingga ke Provinsi Sulawesi Barat, seperti di wilayah Mamuju, Masamba, Majene, Pasangkayu, dan Polman.
Akibatnya, satu warga dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Korban meninggal merupakan seorang jemaat gereja yang sebelumnya berada dalam kondisi kritis.
Ia tertimpa reruntuhan material saat sedang beribadah di Gereja Elim Masani, Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir.
Selain korban jiwa, data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat puluhan warga mengalami luka-luka. Hingga laporan terakhir, jumlah korban luka mencapai 32 orang.
Dari jumlah tersebut, penanganan medis dilakukan secara bertingkat sesuai dengan kondisi korban. Sebanyak 16 korban luka dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Poso untuk perawatan lebih lanjut.
Dua dari korban yang dirujuk ke RSUD Poso dilaporkan berada dalam kondisi kritis.
Baca Juga: Kondisi Terkini Jaringan Listrik PLN Pasca Gempa Poso
Sementara itu, enam orang lainnya dirawat di Puskesmas Tokorondo, dan sepuluh orang sisanya mengalami luka ringan.
Selain itu, kerusakan signifikan pada sejumlah bangunan.
Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Poso, dilaporkan puluhan bangunan terdampak, mulai dari rumah tinggal hingga fasilitas umum.
Total setidaknya 41 hingga 45 unit bangunan mengalami kerusakan. Kerusakan ini terbagi menjadi beberapa kategori, yaitu rusak berat dan rusak ringan.
Laporan merinci adanya 11 hingga 12 unit rumah yang mengalami rusak berat. Sementara itu, sebanyak 26 hingga 33 unit rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.
Kerusakan juga menimpa fasilitas umum yang vital bagi masyarakat. Tercatat satu unit gedung Sekolah Dasar Negeri 1 Tangkura rusak.
Tiga unit fasilitas ibadah juga dilaporkan mengalami kerusakan. Ketiga gereja tersebut adalah Gereja Jemaat Elim di Desa Masani, Gereja Gloria, dan GPDL Mahnaim.
Gereja Elim di Desa Masani menjadi salah satu bangunan yang mengalami kerusakan paling parah. Bangunan gereja tersebut dilaporkan roboh saat jemaat sedang melaksanakan ibadah pagi.
Akibat kejadian tersebut, sekitar 10 orang jemaat mengalami luka-luka. Mereka tertimpa material bangunan gereja yang masih dalam tahap konstruksi.
Pemerintah daerah melalui BPBD Poso bersama aparat setempat bergerak cepat untuk melakukan pendataan. Tim Reaksi Cepat (TRC) diturunkan untuk melakukan asesmen di desa-desa terdampak.
Data menunjukkan bahwa kerusakan tersebar di sembilan desa. Desa-desa tersebut antara lain Desa Masani, Tokorondo, Towu, Pinedapa, Tangkura, Lape, Bega, Kilo, Maranda, dan Petiwunga.
Salah satu wilayah yang paling terdampak adalah Desa Masani di Kecamatan Poso Pesisir. Di desa ini, sekitar 433 jiwa dari 184 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan terdampak gempa.
Sebagai respons cepat, pemerintah pusat melalui BNPB segera mengambil langkah-langkah darurat. Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB diberangkatkan pada Senin dini hari menuju lokasi bencana.
Tim ini bertugas memberikan dukungan penanganan darurat dan melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah. Bantuan logistik tahap awal juga telah disiapkan untuk dikirimkan.
Bantuan tersebut mencakup kebutuhan mendesak bagi para pengungsi. Bantuan yang disiapkan antara lain tenda pengungsi, terpal, makanan siap saji, selimut, matras, perlengkapan bayi, dan obat-obatan.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto telah memerintahkan diadakannya rapat koordinasi penanganan darurat bertujuan untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran.
BNPB terus berkoordinasi secara intensif dengan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah dan BPBD Kabupaten Poso. Tujuannya adalah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan pengungsi dan pemulihan kondisi masyarakat.
Data dan Fakta Gempa Poso 17 Agustus 2025
| Waktu Kejadian | Minggu, 17 Agustus 2025, 06:38 WITA |
| Magnitudo | 5,8 (koreksi dari M 6,0) |
| Pusat Gempa | 13 km Barat Laut Kota Poso, Kedalaman 10 km |
| Penyebab | Aktivitas Sesar Tokararu |
| Potensi Tsunami | Tidak Berpotensi Tsunami |
| Korban Jiwa | 1 Orang Meninggal Dunia |
| Korban Luka | 32 Orang |
| Kerusakan Bangunan | 41-45 Unit (Rumah, Sekolah, Gereja) |
| Wilayah Terdampak | 9 Desa di Kabupaten Poso |
| Gempa Susulan | 27 kali (terbesar M 3,3) |
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya