Suara.com - Kabar mengenakan kembali menerpa instansi Bea Cukai setelah video viral yang menarasikan seorang warga negara asing (WNA) kehilangan uang USD 5.000 di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Sabtu (16/8/2025).
Kehebohan itu bermula dari sebuah informasi di media sosial (medsos) Treads dengan nama akun @esty_linggar. Pengguna medsos ini menyebutkan bahwa uang kawannya hilang ketika menjalani pemeriksaan di Kantor Bea Cukai Bandara.
"Teman saya, Jamaica WN Amerika, ketika menjalani pemeriksaan di kantor bea cukai bandara Soekarno Hatta telah kehilangan uang 5000 dollar lebih di dompetnya ketika ditinggal sebentar ke toilet," tulis sang akun dikutip di Instagram, Selasa (19/8/2025).
Dia lantas menjelaskan jika petugas Bea Cukai menolak untuk memperlihatkan kamera pengawas atau CCTV dengan berbagai alasan.
"Petugas bea cukai di kantor itu menolak untk memperlihatkan CCTV ruangan dengan seribu macam alasan. Teman saya tidak mau pergi dr kantor itu sampai dia mendapatkan keadilan dr pihak bea cukai bandara untuk memperlihatkan CCTV nya. Dia msh di ruangan itu dr jm 12 siang sampai 10 mlm, ," jelasnya.
Menanggapi viralnya kabar tersebut, pihak Bea Cukai buka bicara menanggapi insiden yang terjadi di wilayahnya pada Sabtu 16 Agustus lalu.
Kabid Kepatuhan Internal dan Layanan Informasi Bea Cukai Soekarno Hatta, Hanif Zunanto mengungkapkan bahwa kejadian tidak benar seperti yang dituduhkan.
"Tuduhan kehilangan tidak benar, dan permasalahan telah diselesaikan serta diterima dengan baik oleh yang bersangkutan," terang Hanif, Selasa (19/8/2025).
CCTV Diperlihatkan
Baca Juga: Fakta-fakta WNA Ngaku Kehilangan 5.000 Dollar saat Pemeriksaan di Bea Cukai Soetta
Terkait CCTV pihak Bea Cukai Soekarno-Hatta sudah memperlihatkan rekaman CCTV di ruangan baik pada yang bersangkutan maupun kepolisian setempat.
Sehingga narasi unggahan yang menyebut pihak Bea Cukai menolak memperlihatkan rekaman CCTV tentu tidak benar.
"Dapat kami sampaikan bahwa rekaman CCTV telah diperlihatkan kepada yang bersangkutan dan rekannya, serta pihak Aparat Penegak Hukum di Bandara Soekarno-Hatta," sebut Hanif
Bukan Warga Amerika
Sementara terkait merupakan warga Amerika seperti yang disebutkan dalam video viral, ternyata tidak benar. Bea Cukai meluruskan jika bule tersebut berkewarganegaraan Kamerun.
"Perlu kami klarifikasi bahwa penumpang dimaksud bukan WN Amerika sebagaimana yang beredar, melainkan pemegang paspor Kamerun," tegas Hanif.
Berita Terkait
-
Viral! Belda Jebolan IMB Piting Bule Rusia Usai Diduga Lecehkan Perempuan di Bali
-
KPK Periksa Pengusaha Rokok Jatim Martinus Suparman dalam Kasus Suap Bea Cukai
-
Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta
-
Penerimaan Bea Cukai Tumbuh 7% di Maret 2026, Purbaya Akan Lebih Galak ke Rokok Ilegal
-
Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!
-
Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini
-
Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana
-
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone
-
Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana
-
Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya
-
Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan
-
Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran
-
Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5 Jam di Istana Sambil Bawa Catatan
-
Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui