Suara.com - Penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (21/8/2025) sontak membuat publik menyoroti gaya hidup dan pundi-pundi kekayaannya.
Kabar penangkapan pejabat yang akrab disapa Noel ini telah dikonfirmasi secara resmi oleh pimpinan lembaga antirasuah. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan bahwa timnya telah mengamankan Noel di salah satu lokasi di Jakarta.
"Benar," kata Fitroh saat dikonfirmasi wartawan.
Meskipun detail mengenai lokasi persis dan konstruksi kasus yang menjeratnya masih dirahasiakan KPK, data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Noel kini terbuka menjadi sorotan. Sebagai pejabat negara, data kekayaannya dapat diakses secara transparan oleh publik.
Berdasarkan LHKPN yang dilaporkannya ke KPK pada Desember 2024, total harta kekayaan Immanuel Ebenezer tercatat mencapai angka yang sangat fantastis, yakni Rp17.620.260.877 atau Rp17,6 miliar.
Angka belasan miliar tersebut terdiri dari berbagai aset bernilai tinggi. Sumber kekayaan terbesarnya berasal dari aset properti.
Noel melaporkan kepemilikan lima bidang tanah dan bangunan yang tersebar di kawasan strategis seperti Depok dan Bogor, dengan total nilai estimasi mencapai Rp12,1 miliar.
Selain properti, garasi Wamenaker ini juga dipenuhi oleh koleksi kendaraan mewah. Dalam laporannya, ia mencatatkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai total Rp3,3 miliar.
Deretan kendaraannya mencakup mobil-mobil gagah seperti Mitsubishi Pajero, Toyota Fortuner, hingga SUV premium Toyota Land Cruiser. Tak ketinggalan, ia juga melaporkan kepemilikan sepeda motor Yamaha NMAX.
Baca Juga: Profil Wamenaker Immanuel Ebenezer, Loyalis Jokowi Kena OTT KPK karena Pemerasan
Aset lainnya yang dilaporkan adalah harta bergerak senilai Rp109,5 juta, serta simpanan kas dan setara kas yang jumlahnya juga signifikan, mencapai Rp2,02 miliar.
Yang lebih mencengangkan, dalam laporan kekayaan sebesar Rp17,6 miliar itu, Immanuel Ebenezer tercatat tidak memiliki utang sama sekali.
Kini, seluruh harta kekayaan yang dilaporkannya itu berpotensi akan ditelusuri lebih jauh oleh KPK seiring dengan proses penyidikan kasus yang menjeratnya.
Berita Terkait
-
5 Kontroversi Immanuel Ebenezer yang Ditangkap KPK, Jual Janji Palsu
-
Profil Wamenaker Immanuel Ebenezer, Loyalis Jokowi Kena OTT KPK karena Pemerasan
-
BREAKING NEWS: Kena OTT KPK! Wamenaker Immanuel Ebenezer Terlibat Kasus Pemerasan
-
Breaking News! Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK
-
Terungkap Siasat KPK Batal OTT Bupati Kolaka Timur di Rakernas NasDem: Demi Hindari Drama
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan
-
Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok
-
Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah