Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan telah melakukan berbagai hal agar pejabat di lingkungan Kemnaker tidak melakukan tindak pidana korupsi.
Salah satu di antaranya dengan memajang sebuah patung yang mengenakan rompi oranye khas tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Di bagian leher patung tersebut juga terdapat tulisan ‘Jangan Mimpi Pakai Rompi Ini’.
“Kalau dilihat di sini ada patung orang pakai rompi oranye, saya selalu mengingatkan proses layanan kita perbaiki,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, di kantornya, Kamis (21/8/2025).
Selain itu, lanjut Yassierli, pihaknya juga telah melalukan rotasi secara berkala kepada pejabat yang sudah 4 tahun berada di satu tempat.
“Berbagai hal kita lakukan untuk membangun sistem yang lebih baik di Kemnaker ini dari orangnya, ketika layanannya kita lihat berisiko kita putar orangnya, pakta integritas, kita ingatkan terus,” ucap Yassierli.
Terlebih sejauh ini, kata Yassierli, pihaknya sangat konsern dengan K3 lantaran angka kecelakaan kerja sangat memprihatinkan.
K3 merupakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang mencakup berbagai kegiatan untuk mencegah kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
“Apalagi K3 ini saya sangat konsern angka kecelakaan kerja sangat memprihatinkan kita perlu percepatan pelayanan K3 dan seterusnya. Makanya kami prihatin dan kita menyayangkan sekali sebenarnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Noel Kena OTT KPK, Gerindra Mendadak Ambil Jarak? Dasco: 'Saya Cek Lagi' Status Keanggotaannya
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menyatakan jika pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.
Pria yang akrab disapa Noel ini ditangkap terkait kasus dugaan pemerasaan terhadap perusahaan yang mengurus sertifikasi K3.
K3 merupakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang mencakup berbagai kegiatan untuk mencegah kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
"Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3," kata Fitroh kepada awak media, Kamis.
Fitroh memastikan, posisi Noel saat ini sudah di Gedung Merah Putih KPK Jakarta. Fitroh menyatakan, jika OTT dilakukan dalam rangkaian yang dilakukan semalam.
"Sudah (di KPK), rangkainnya dari semalam," ucap Fitroh.
Berita Terkait
-
Sudirman Said Blak-blakan soal OTT Wamenaker Noel: Lingkaran Jokowi Terlalu Banyak Orang Bermasalah!
-
Nissan GT-R Biru Jadi Bukti Baru Kasus Wamenaker, KPK Sita 15 Mobil dan 7 Motor
-
Garasi Wamenaker Noel 'Dikosongkan' KPK, Lobi Gedung Merah Putih Jadi 'Showroom Dadakan'
-
Noel Kena OTT KPK, Gerindra Mendadak Ambil Jarak? Dasco: 'Saya Cek Lagi' Status Keanggotaannya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer