Suara.com - Partai Gerindra menunjukkan sikap penuh kehati-hatian pasca-terjaringnya Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, secara tak terduga mengaku tidak mengetahui secara pasti status keanggotaan Noel di internal partainya.
Saat dicecar wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/8/2025), Dasco berulang kali memberikan jawaban mengambang dan menegaskan perlunya pengecekan lebih lanjut.
"Status dia di Gerindra?" tanya wartawan.
"Saya akan cek lagi," jawab Dasco singkat.
Ketika didesak kembali untuk memastikan apakah Noel benar-benar merupakan kader partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut, Dasco tetap pada jawaban awalnya.
"Belum pasti dia Anggota Gerindra?" kejar wartawan.
"Saya cek lagi," ulangnya.
"Belum pasti?" tanya wartawan memastikan.
Baca Juga: Gagal ke Senayan Jadi Wamen, Harta Rp17 M Noel Disorot Usai Kena OTT KPK
"Iya, saya belum tahu," tegas Dasco.
Ambiguitas dari salah satu petinggi utama partai ini menimbulkan tanda tanya besar, mengingat rekam jejak Noel yang selama ini dikenal publik sebagai salah satu loyalis vokal dan menjabat Ketua Umum Relawan Prabowo Mania 08.
Lebih lanjut, Dasco menolak berkomentar mengenai langkah advokasi atau sanksi yang akan diambil partai terkait kasus ini, dengan berdalih pada status keanggotaan Noel yang belum terkonfirmasi.
"Kan saya belum tahu tadi, gimana langkah selanjutnya?" jawab Dasco.
Saat ditanya mengenai potensi perombakan atau reshuffle kabinet sebagai dampak dari kasus OTT ini, Dasco mengalihkan tanggung jawab jawaban tersebut kepada pihak Istana Kepresidenan.
"Kalau ini mungkin ditanyakan kepada Mensesneg, mungkin lebih tepat," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
Terkini
-
Tafsir KUHAP Baru vs Lama, Yusril: MA Penentu Nasib Kasasi Kejagung Terhadap Delpedro Cs
-
Pasca Gencatan Senjata, PM Pakistan Fasilitasi Dialog Strategis Amerika - Israel dan Iran
-
PBB Bongkar Hasil Investigasi: Tank Israel dan Ranjau Hizbullah Penyebab Gugurnya 3 Prajurit TNI
-
Israel Syok Trump Terima 10 Tuntutan Iran demi Gencatan Senjata dan Buka Selat Hormuz
-
Rahasia Foto Epik Bulan Kru Artemis II: Kamera Lawas Rp15 Jutaan Jadi Andalan NASA
-
Selat Hormuz Dibuka Sementara, Iran Tetapkan 2 Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
-
4 Kementerian Siap Integrasi Data Perkuat Keberlangsungan Program JKN
-
Dewan Keamanan Iran: Perang Belum Berakhir, Tangan Kami Tetap di Pelatuk
-
BNI Perkuat Edukasi Anti-Phishing, Kenalkan Panduan Aman Periksa untuk Nasabah Korporasi
-
Sosok Kim Ju Ae: Putri Kim Jong Un yang Digadang Jadi Presiden Perempuan Pertama Korut