Penggunaan istilah ini memuncak ketika terjadi pembunuhan George Floyd oleh kepolisian Minneapolis. Aktivis sosial yang menentang tindakan kepolisian Minneapolis dengan istilah ACAB.
Istilah ACAB masuk ke Indonesia melalui berbagai budaya Barat yang dibawa oleh media.
Komunitas sepak bola seluruh dunia, terutama para hooligan sangat gemar menggunakan istilah ini.
Para fans sepak bola Indonesia akhirnya juga turut mempopulerkan istilah ACAB.
Selain ACAB, ada juga kode 1312. Kode 1312 sebenarnya hanyalah cara untung melakukan sensor terhadap istilah ACAB.
Angka 1 dalam kode 1312 mewakili huruf A, lalu angka 3 mewakili huruf C, dan angka 2 mewakili huruf B.
Kode 1312 dipakai bersampingan dengan ACAB, sehingga membuat kedua istilah tersebut saling berkaitan.
ACAB dan 1312 membanjiri media sosial usai insiden rantis
Sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya, istilah ACAB dan kode 1312 membanjiri media sosial untuk mengecam oknum polisi yang melindas seorang pengemudi ojol bernama Affan Kurniawan.
Baca Juga: Terungkap! Identitas Sopir Rantis Brimob Penabrak Ojol di Pejompongan Bripka R
Affan berada di tengah kerumunan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8/2025).
Berdasarkan keterangan para demonstran dan rekan ojol, Affan hadir bukan untuk berdemo, tetapi hanya sekadar lewat demi mengantar makanan.
Affan akhirnya dinyatakan meninggal dunia usai sempat dilarikan ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.
Sejumlah 7 orang oknum anggota Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Metro Jaya yang dituding terlibat akhirnya ditangkap.
Ketujuh anggota yang diamankan berinisial Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka D.
Polisi kini tengah mendalami siapa yang memegang kendali saat Affan dilindas rantis.
“Siapa yang nyetir masih kami dalami. Kami masih belum bisa tahu. Tapi yang jelas tujuh orang ini ada dalam satu kendaraan,” beber Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim dalam konferensi pers di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
4 Titik Jalan di Jakarta yang Ditutup karena Demo 29 Agustus 2025, Akses ke SCBD dan MRT Lumpuh!
-
Nicholas Saputra ke Kapolri Listyo Sigit Prabowo: Mundur Pak!
-
Diserbu Pendemo, Kapolda Akhirnya Bongkar Identitas 7 Polisi Kasus Gilas Ojol: Ini Nama Lengkapnya!
-
Kenapa Ria Ricis Tolak Komentari Tindakan Brutal Aparat? Pilih Lakukan Ini di Makam Affan Kurniawan
-
Affan Kurniawan Ternyata Tulang Punggung Keluarga, Motornya Ikut Raib! Gubernur Beri Adik Korban KJP
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi
-
Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus
-
Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme