- Komunitas kripto galang dana untuk keluarga korban pengemudi ojol.
- Menunjukkan aspirasi anak muda dengan cara yang positif.
- Blockchain bisa digunakan untuk kebaikan sosial, bukan hanya profit.
Suara.com - Sekelompok anak muda dari komunitas kripto, Cryptocium menggalang dana untuk korban tewas pengendara ojol Affan Kurniawan.
Kegiatan ini juga menandakan bahwa anak-anak muda tidak perlu berunjuk rasa secara anarkis untuk meluapkan aspirasi atas kekecewaan. Maka Cryptocium lebih memilih menggalang dana dengan kripto.
“Kita tidak mengacuhkan kondisi negara sekarang. Kita tetap simpati. Namun, kita memilih menggalang dana untuk Affan. Ini mencerminkan bahwa anak muda juga tidak acuh dan juga perduli dan bisa memilih langkah positif,” kata Belva, pendiri Cryptocium, Minggu (31 Agustus 2025).
Komunitas crypto, Cryptocium menunjukkan bahwa dunia web3 bukan hanya soal chart dan profit, tapi juga soal kepedulian.
Selama 24 jam terakhir, Cryptocium menggalang dana solidaritas melalui USDT (BEP-20) untuk membantu keluarga mendiang Affan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal dunia setelah terlindas kendaraan Brimob.
Dana yang terkumpul telah resmi disalurkan Sabtu (30 Agustus 2025) sore dan diserahkan secara langsung kepada pihak keluarga almarhum.
Dalam beberapa jam saja, sekolompok anak muda tersebut mengumpulkan senilai Rp8,7 juta.
Mereka juga menyatakan bahwa blockchain bukan hanya untuk trading, tapi juga bisa digunakan untuk kegiatan sosial. Bahkan teknologi ini memiliki sifat yang transparan.
“Bagi kami, komunitas bukan sekadar tempat diskusi pasar. Ini tentang bagaimana teknologi blockchain bisa menjadi medium kebaikan. Transparan, cepat, dan langsung ke penerima,” ujar Haviyy, yang juga pendiri Cryptocium
Baca Juga: Tragedi Ojol Tewas Dilindas Rantis, Pelatih Brasil Ikut Bersuara
Inisiatif ini menandai langkah nyata bahwa ekosistem crypto di Indonesia mampu berkontribusi pada gerakan sosial, melampaui stigma spekulasi semata. Transparansi donasi melalui blockchain memungkinkan siapapun untuk melihat bahwa setiap kontribusi benar-benar sampai kepada yang berhak.
Belva mengatakan, Cryptocium mengajak para trader, investor, dan pegiat web3 di Indonesia untuk terus merajut solidaritas sosial. Terutama bisa ikut simpati dan tidak mengacuhkan kondisi seperti ini dan mengarahkannya ke hal positif.
“Hari ini untuk Affan, besok untuk siapa pun yang membutuhkan. Web3 hadir bukan hanya untuk profit, tapi juga untuk kepedulian.”
Berita Terkait
-
Detik-Detik Hati Ayah Affan Kurniawan Hancur: Pulang Kerja Disambut Jeritan 'Abang Meninggal!'
-
Anggota Brimob yang Ditangkap di Kasus Affan Kurniawan Dicurigai Tahanan Sel
-
Sang Kakak Putar Ulang Video Viral Affan Kurniawan Dilindas Rantis Brimob: Saya Kira Bukan Dia
-
Apa Itu Patsus? Sanksi 7 Anggota Brimob yang Lindas Affan Kurniawan hingga Tewas saat Demo
-
Arogansi Polisi Amankan Demo Jakarta: Baru Selesai Makan Warga Dihajar hingga Dihantam Laras Panjang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan