Suara.com - Sebuah video yang beredar luas di media sosial X (sebelumnya Twitter) menjadi bukti nyata arogansi dan brutalitas oknum kepolisian yang semakin meresahkan masyarakat.
Video yang diunggah oleh akun @rektdrks, menampilkan detik-detik mengerikan seorang warga sipil dihajar tanpa ampun di sekitar warteg.
Insiden ini, yang terekam jelas, bukan hanya menyoroti pelanggaran hak asasi, namun juga memicu kembali kemarahan publik terhadap tindakan represif aparat, yang semakin memperparah gelombang demonstrasi di Jakarta dan beberapa daerah lainnya.
Detik-detik Kengerian di Warteg
Video berdurasi singkat tersebut memperlihatkan suasana mencekam di dalam sebuah warteg yang berada di Jalan Kwini 1, Senen Jakarta Pusat.
Beberapa oknum polisi yang mengenakan seragam lengkap terlihat menyerbu masuk.
Tanpa basa-basi, seorang pria yang diduga sedang merokok setelah menyantap makan malamnya menjadi sasaran amuk.
Pria tersebut tampak tidak melakukan perlawanan signifikan, namun ia secara brutal dipukuli, diseret, dan dihajar oleh beberapa anggota polisi.
Kekerasan tersebut dilakukan secara terang-terangan di hadapan beberapa saksi mata, termasuk para pekerja warteg yang terlihat ketakutan.
Baca Juga: Heboh! Lucinta Luna Orasi di Depan DPR, Sindir Pemerintah hingga Kibarkan Bendera One Piece
Detik-detik pemukulan ini menunjukkan bagaimana aparat penegak hukum yang seharusnya melindungi dan mengayomi masyarakat, justru berubah menjadi algojo yang represif.
Indikasi arogansi sangat jelas terlihat, di mana tindakan pengamanan yang seharusnya persuasif dan humanis, berganti menjadi tindakan kekerasan yang tidak proporsional dan tidak beralasan.
Ironisnya, korban pemukulan belum tentu terbukti bersalah atau terlibat dalam tindak pidana, namun sudah diperlakukan layaknya penjahat.
Gelombang Kecaman dari Netizen
Video brutalitas ini sontak memicu gelombang kecaman dan kemarahan dari netizen.
Berbagai komentar miris dan pedas membanjiri lini masa, menunjukkan betapa muaknya masyarakat dengan perilaku aparat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan
-
Tanggul Sungai Kalimalang Jebol! Ratusan Keluarga di Karawang Terendam Banjir
-
Dianggap Air Ajaib, BRIN Bongkar Fakta Mengerikan Air Sinkhole: Penuh Bakteri dan Logam Berat
-
Alasan Kuat Polisi SP3 Eggi Sudjana dan Damai Lubis di Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Tol Cikampek Jadi 'Neraka' Libur Panjang, Jasa Marga Buka Jalur Contraflow Sampai KM 65
-
Tanah Tiba-tiba Ambles Jadi Lubang Raksasa? BRIN Ungkap Penyebab dan Daerah Rawan di Indonesia
-
7 Fakta Adu Jotos Guru vs Siswa di Jambi: Dari Kata 'Miskin' Sampai Ancam Pakai Celurit
-
Menteri PU Ungkap Kebutuhan Anggaran Perbaikan Infrastruktur Sumatra Capai Rp74 Triliun
-
Jejak Politisi dan Oligarki di Balik Banjir Sumatra, JATAM Bongkar Nama-nama Besar