Suara.com - Beredar foto alat bantu seks wanita yang menyerupai kelamin pria tergeletak seperti di puing-puing runtuhan yang dinarasikan di rumah Ahmad Sahroni yang dijarah warga di di Tanjung Priok.
Foto tersebut ramai dibahas usai diunggah akun X (dulu Twitter) bernama “ ” (@AntoniusCDN) pada Minggu (31/8/2025).
Begini narasi yang beredar:
“Benda ini membuktikan
bahwa istri Sahroni saja
tidak puas dengan kinerja Sahroni”
Cuitan itu telah dilihat lebih dari 2,5 juta kali, mendapat 1.300 komentar, 4.200 kali dibagikan ulang, dan disukai 25 ribu kali.
Lantas, benarkah alat bantu seks itu berasal dari rumah Sahroni yang dijarah massa?
Hasil penelusuran fakta menunjukkan foto tersebut bukan berasal dari rumah Ahmad Sahroni dan bukan dokumentasi dari peristiwa penjarahan akhir Agustus 2025.
Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO (TurnBackHoax) menggunakan Google Lens untuk menelusuri sumber gambar. Hasil pencarian menemukan bahwa foto yang sama telah dibagikan akun Facebook “King..memes” pada 7 Agustus 2020, jauh sebelum kasus penjarahan rumah Ahmad Sahroni terjadi.
Pencarian di Google News dengan kata kunci “penjarahan rumah Sahroni” mengarah ke pemberitaan media arus utama. Tidak ada satupun laporan resmi yang memuat foto seperti yang viral di X.
Penelusuran di TinEye juga menunjukkan foto tersebut telah beredar sejak 6 Agustus 2020. Foto ini sempat digunakan untuk menyebarkan narasi keliru terkait ledakan di Beirut, Lebanon, pada 4 Agustus 2020.
Bahkan, pada 31 Juli 2024, foto serupa dipakai untuk menodai reputasi pemimpin Hamas Ismail Haniyeh usai tewas dalam ledakan di Teheran, Iran.
Bukti lain menunjukkan salah satu unggahan awal memperlihatkan puing-puing apartemen tanpa alat bantu seks tersebut. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa foto viral yang dikaitkan dengan Ahmad Sahroni merupakan foto hasil suntingan.
Dengan demikian, tidak ada bukti kuat yang mengonfirmasi bahwa foto tersebut diambil dari kediaman Ahmad Sahroni di Tanjung Priok.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran, klaim soal penemuan alat bantu seks di rumah Ahmad Sahroni adalah hoaks. Foto tersebut merupakan konten lama yang sudah beredar sejak tahun 2020 dan digunakan berulang kali untuk menyebarkan informasi menyesatkan.
Berita Terkait
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Nota Cinta Saya: Pesan Lembut untuk Hati Seorang Muslimah
-
Misteri Wanita Tewas Jatuh dari Lantai 27 Green Pramuka, Ternyata Penyewa Lewat Broker
-
Terpopuler: Sepatu Lokal Rp100 Ribuan hingga Drama Pergantian Pejabat BGN
-
5 Sepatu Skechers Wanita Casual Termurah, Lagi Turun Harga di Website Resmi!
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!