“Sabtu itu saya dihubungi sama kantor pak, ‘Pak Joko minta tolong bantu wakilin kita dong ke Mas Wapres’,” ucap Joko. Ia melanjutkan,
“Akhirnya ya kita datang, ya kita cerita – cerita kondisi ojol,”.
Wapres Gibran Bertemu Perwakilan Driver Ojol untuk Serap Aspirasi
Pada Minggu, 31 Agustus 2025, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menginisiasi pertemuan dengan perwakilan pengemudi ojek online (ojol) di Istana Wakil Presiden, Jakarta.
Acara tersebut dihadiri oleh delapan perwakilan, masing-masing dua orang dari perusahaan Gojek, Grab, Maxim, dan inDrive.
Tujuan utama pertemuan ini adalah untuk memberikan platform bagi para pengemudi guna menyampaikan aspirasi dan masukan terkait kondisi terkini di Indonesia.
Menurut keterangan dari Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Gibran secara khusus menyerap aspirasi dan harapan para driver ojol, terutama terkait insiden meninggalnya salah satu rekan mereka, Affan Maulana.
“Wapres merespon positif terhadap harapan yang disampaikan mereka khususnya dalam rangka menciptakan situasi kondosif pasca aksi demonstrasi yang terjadi, serta soal penanganan kasus hukum kepada para pelaku insiden yang menimpa rekan mereka, almarhum Affan Kurniawan,” jelasnya.
Sebuah video yang beredar memperlihatkan Gibran mengenakan kemeja batik lengan panjang bermotif cerah.
Baca Juga: Duduk Perkara Gibran Rakabuming Dituntut, Diminta Ganti Rugi Rp125 Triliun
Di penghujung pertemuan, para driver ojol bersalaman dengan Wakil Presiden dan beberapa di antaranya berkesempatan berfoto bersama.
Pertemuan ini berlangsung setelah serangkaian peristiwa tragis, termasuk aksi demonstrasi yang terjadi di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada 28 Agustus 2025.
Demonstrasi tersebut diwarnai duka dengan tewasnya pengemudi ojol bernama Affan Kurniawan pada malam hari yang sama.
Affan Kurniawan dilaporkan meninggal dunia setelah terlindas mobil kendaraan taktis (rantis) Brimob. Pihak kepolisian telah mengumumkan bahwa tujuh personelnya diduga terlibat dalam insiden tersebut dan saat ini telah ditahan di tempat khusus (patsus).
Inspektur Jenderal Abdul Karim, Kepala Divisi Propam Polri, merinci bahwa ketujuh anggota Brimob yang diamankan meliputi Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka D.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Usia Pensiun Kapolri Dapat Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden
-
Tok! DPR Resmi Sahkan Revisi UU Polri Jadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna
-
OJK: Fundamental Kripto Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Global
-
Tangis dan Amarah Pecah saat Rekonstruksi di Daycare Little Aresha: Bagaimana Kalau Anakmu Digituin?
-
Lampu Hijau! Hasil Revisi UU Polri Segera Diketok di Rapat Paripurna
-
Prabowo Dinilai Tak Pahami Masalah Rakyat, Istana Langsung Membantah
-
Jakarta 499 Tahun: Kota yang Berlari, Kelas Menengah yang Kehabisan Napas
-
Qadari Bantah Pemerintah Tone Deaf di Tengah Tekanan Ekonomi: Kritik Masyarakat Didengar
-
RS Pondok Indah Beroperasi Tanpa SLF Aktif Sejak 2024: Sedang Proses Perpanjangan
-
Pecah Kongsi? Donald Trump Ultimatum Benjamin Netanyahu: Bibi, Kamu Harus Hati-hati