Suara.com - Budi Arie Setiadi kembali jadi sorotan publik setelah viral karena diduga meng-unfollow akun Instagram Presiden Prabowo Subianto sehari pasca pencopotan dirinya dari jabatan Menteri Koperasi.
Hal ini terjadi menyusul reshuffle Kabinet Merah Putih yang diumumkan Senin, 8 September 2025, termasuk penggantian Menteri Keuangan Sri Mulyani oleh Purbaya Yudhi Sadewa.
Momen ini menarik perhatian warganet karena sebelumnya Budi Arie sempat mengunggah video perpisahan dengan pesan penuh rasa hormat.
“Saya sangat berterima kasih dan bangga pernah dipercaya menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Bagi saya, setiap langkah yang diambil oleh Presiden selalu berpijak pada kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia,” tulisnya sebelumnya.
Budi Arie juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung kebangkitan koperasi demi Indonesia Emas 2045.
Namun, publik justru lebih menyoroti pergerakan sosial medianya. Akun Twitter @IndoPopBase pada 9 September 2025 menampilkan tangkapan layar yang memperlihatkan Budi Arie sudah tidak mengikuti akun Instagram Presiden Prabowo.
Warganet pun ramai mengomentari, dengan cuitan lucu seperti, “Kek bocil kalo ga diajak main unfollow wkwkwk,” tulis @pawliticss, dan “Kaya abis putus langsung unfollow mantan wkw,” sahut @bisulpecahhhh.
Menariknya, beberapa jam sebelum reshuffle diumumkan, Budi Arie masih hadir dalam rapat di DPR RI dan mengajukan tambahan anggaran Rp 7,85 triliun untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Ia menegaskan, tambahan anggaran tersebut diperlukan untuk digitalisasi, tata kelola, pendampingan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi.
“Karena dengan cashless ini, kita memitigasi kemungkinan fraud dan salah kelola di Kopdes Merah Putih,” jelasnya.
Namun, beberapa jam setelah rapat, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan reshuffle, dan posisi Budi Arie digantikan oleh Ferry Juliantono.
Sejak itu, langkah Budi Arie pasca pencopotan semakin menarik perhatian publik, terutama terkait dengan karier dan kontroversi masa lalunya, termasuk dakwaan kasus judi online yang dibantahnya pada Mei 2025.
Kehadiran nama Budi Arie di trending topic X bersanding dengan Sri Mulyani, Menteri Keuangan, dan istilah reshuffle menegaskan tingginya perhatian publik terhadap dinamika kabinet saat ini. Langkah sosial media Budi Arie pasca pencopotan menjadi catatan tersendiri bagi pengamat politik dan warganet.
Berita Terkait
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi