Suara.com - Selebgram Lisa Mariana tak kuasa menahan tangis usai diperlihatkan langsung hasil tes DNA putrinya, CA, yang dikaitkan dengan mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias RK.
Ia mengaku menangis karena terkejut melihat ada persentase kemiripan antara DNA anaknya dengan RK.
“Saya tidak mengerti, pokoknya tadi ada beberapa persen yang ada kemiripanlah,” ujar Lisa dengan suara bergetar di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
Hasil tes DNA itu diperlihatkan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri saat memeriksa Lisa terkait kasus pencemaran nama baik terhadap RK pada Kamis (11/9/2025).
Mantan model dewasa itu mengaku sedih hingga sulit berbicara ketika melihat langsung hasil uji laboratorium tersebut.
“Saya nggak bisa berkata-kata karena sedih banget gitu,” katanya sambil terisak.
Menurut Lisa, kemiripan itulah yang membuatnya dan kuasa hukum mengajukan second opinion atau pemeriksaan tes DNA ulang di RS Mount Elizabeth Singapura. Meski hasil tes DNA Pusdokkes Polri sebelumnya menyimpulkan CA bukan anak biologis RK.
"Ya karena itu ada beberapa persen kemiripan, makanya kami mengajukan second opinion. Karena saya juga 1.000 persen itu anaknya Bapak Ridwan Kamil," tegasnya.
Minta RK Gentleman
Baca Juga: Lisa Mariana Siap Bawa Kasus Ridwan Kamil ke Mahkamah Internasional jika Tes DNA Ulang Ditolak
Kuasa hukum Lisa, Bertua Hutapea menyampaikan bahwasanya permohonan tes DNA ulang di Singapura ini telah diajukan kepada Bareskrim Polri. Ia juga menyindir RK yang yakin CA bukan anak biologisnya berani menghadapi tantangan tersebut.
“Harus sama-sama gentlemen dong. Kalau memang kalian (kubu RK) menganggap itu 1.000 persen tidak identik, kenapa harus takut. Ayo lah, kita ke Singapura, ngopi-ngopi di Orchard Road,” ujar Bertua.
Sebagaimana diketahui RK, Lisa, dan anak berinisial CA telah menjalani pengambilan sampel DNA berupa darah dan liur pada 7 Agustus 2025.
Pemeriksaan ini dilakukan setelah laporan RK pada April 2025 terhadap Lisa yang menuding CA sebagai anak hasil hubungan gelap.
Bareskrim Polri kemudian mengumumkan hasil tes DNA pada Rabu (20/8/2025), yang menyatakan CA bukan anak biologis RK.
Sementara RK memilih bungkam saat ditanya mengenai tantangan tes DNA ulang dari pihak Lisa.
“Saya tak ada komentar, tapi kita menghormati institusi kepolisian yang sudah teruji dalam melakukan tes DNA. Mau di mana aja, 1.000 persen hasilnya sama,” kata RK usai diperiksa di Bareskrim, Kamis (28/8/2025).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Tolak Tambahan Cukai, Koalisi Sipil Gelar Demo 'Rokok Murah' di Depan Kemenkeu
-
Gak Kapok! Bupati Muara Enim Edison Kembali Jadi Tersangka KPK di Kasus Suap BPK
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya