Ahmad Sahroni awalnya menerima ajakan tersebut. Namun karena hal tak terduga, Sahroni akhirnya memilih diam.
"Ada yang terjadi sama keluarganya beliau. Dan dia bilang, demi keselamatan keluarganya waktu itu terpaksa dia diem," kata Ferry Irwandi yang juga tak mengetahui masalah apa yang dimaksud.
Melalui Ferry Irwandi pula, Ahmad Sahroni menitipkan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia.
"Dia juga nitip maaf kepada masyarakat Indonesia atas apa yang dia lakukan atau dia ucapkan. Nggak ada yang niat buruk katanya," ucap Ferry Irwandi.
"Gue bilang, kalau mau minta maaf langsung Anda sendiri Pak ke publik," tambah Ferry, menolak menjadi 'penyambung lidah' Sahroni.
Ahmad Sahroni lalu berjanji akan segera muncul di hadapan publik untuk meminta maaf dan menjelaskan semuanya.
Ahmad Sahroni juga berjanji akan muncul sebagai versi dirinya yang lebih baik setelah introspeksi.
"Tapi untuk sekarang fokus memulihkan keadaan keluarganya dulu, orang-orang terdekatnya, anak istrinya," terang Ferry Irwandi.
Meski keras mengkritik Ahmad Sahroni, Ferry Irwandi menegaskan tidak ada masalah personal antara mereka berdua.
Baca Juga: 'Saya Penjaga Rumah', Cerita Ahmad Sahroni Nyamar ART saat 'Diamuk' Massa Penjarah!
Ferry Irwandi hanya mengungkap kekecewaan karena Ahmad Sahroni tidak muncul ketika masyarakat butuh penjelasannya.
Ferry Irwandi pun mengapresiasi usaha Ahmad Sahroni menghubunginya dan merasa kebencian tak perlu dipelihara terlalu lama.
Menanggapi penjelasan Ferry Irwandi, warganet mengkritik Ahmad Sahroni yang 'nitip maaf' seperti seorang pengecut.
Lebih daripada itu, warganet heran Ahmad Sahroni masih minta dijelaskan permasalahan yang membuat masyarakat marah sampai berdemo.
"Pantes nilai 6, akar masalah demo aja gak tau," sindir akun @silm***.
"Minta gambaran? Selama ini ngapain aja? Gak ngerasa salah gitu?!" komentar akun @meeya***.
Berita Terkait
-
Menghilang Usai Rumahnya Dijarah, Ahmad Sahroni Muncul, Janji akan Jadi Pribadi yang Berbeda
-
Ahmad Sahroni Akhirnya Buka Suara! Ferry Irwandi Beberkan Isi Percakapan Telepon!
-
Ahmad Sahroni Titip Minta Maaf ke Masyarakat Indonesia, Ferry Irwandi Balas Menohok
-
Siapa Hera Lubis yang Laporkan Ferry Irwandi ke Polisi? Ini Profilnya
-
Sultan Tanjung Priok Cosplay Jadi Gembel: Kisah Kocak Ahmad Sahroni Saat Rumah Dijarah Massa
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital