- Madagaskar dilanda kerusuhan mematikan yang dipimpin Gen Z sejak 25 September 2025, menuntut krisis listrik dan air.
- Presiden Andry Rajoelina membubarkan pemerintahan dan memberhentikan Perdana Menteri Christian Ntsay usai 22 orang tewas (klaim PBB).
- Gerakan protes ini disebut terinspirasi oleh aksi anak muda di Kenya, Nepal, dan Indonesia.
Para pengunjuk rasa bahkan menggunakan spanduk bertuliskan tuntutan hidup layak serta simbol anime (seperti bendera bajak laut Jolly Roger dari serial One Piece) sebagai bentuk ekspresi gerakan mereka, menunjukkan ciri khas Gen Z dalam berekspresi.
3. Korban Jiwa yang Dibantah Pemerintah
Menurut laporan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Türk, setidaknya 22 orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka sejak demonstrasi dimulai.
Korban termasuk pengunjuk rasa, warga sipil yang tidak terlibat, dan mereka yang menjadi korban kekerasan/penjarahan. PBB mendesak aparat keamanan untuk menghentikan penggunaan kekuatan yang disebut tidak proporsional (termasuk dugaan penggunaan peluru tajam).
Namun, Kementerian Luar Negeri Madagaskar menolak angka korban yang disebutkan PBB, dengan alasan data tersebut tidak berasal dari otoritas nasional yang kompeten dan didasarkan pada "rumor dan misinformasi".
4. Kerusuhan Diwarnai Penjarahan
Demonstrasi damai yang menuntut perbaikan layanan memburuk ketika bentrokan pecah. Situasi di lapangan diwarnai aksi perusakan terhadap sejumlah toko, bank, dan rumah politisi.
Aparat keamanan merespons dengan menembakkan gas air mata dan peluru karet serta memberlakukan jam malam.
Menariknya, pengunjuk rasa dari gerakan Gen Z ini mencurigai adanya pihak yang menunggangi aksi mereka, di mana penjarahan besar-besaran kemungkinan dilakukan oleh preman bayaran dengan tujuan melemahkan tujuan utama gerakan.
Baca Juga: Indra Sjafri Balik Tangani Timnas U-23: Siapa Asisten yang Akan Menemani di SEA Games 2025?
5. Inspirasi Mobilisasi dari Kenya, Nepal, dan Indonesia
Gelombang protes ini disebut banyak terinspirasi dari gerakan anak muda serupa di negara lain.
Sejumlah akun di media sosial mengaitkan peristiwa ini dengan demo Gen Z di Nepal. Sementara, netizen Nepal juga mengaitkan rentetan aksi ini terinspirasi dari aksi gerakan protes anak muda di Indonesia pada akhir Agustus lalu.
Massa beroperasi dengan strategi mobilisasi daring yang efektif menekan pemerintah membatalkan rencana undang-undang pajak.
6. Presiden Rajoelina Adalah Tokoh Lama yang Pernah Kudeta
Presiden Andry Rajoelina sendiri bukanlah figur baru dalam panggung politik Madagaskar. Ia pertama kali berkuasa melalui kudeta pada tahun 2009, kemudian mundur pada 2014.
Ia kembali menjadi presiden melalui pemilu 2018 dan terpilih kembali pada Desember 2023, meskipun kemenangannya diwarnai tuduhan kecurangan oleh lawan-lawannya.
Pembubaran pemerintahan ini menjadi langkah kompromi yang diambil di tengah tekanan politik terberat sejak ia kembali menjabat.
Berita Terkait
-
Pemerintah Menang Banyak dari Negosiasi Freeport: Genggam 12 Persen Saham Hingga Pembangunan Sekolah
-
Cuma Irak yang Belum Umumkan Skuad Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
-
Misteri Hilangnya Reno dan Farhan: KontraS Tuntut Polda Metro Jaya Tindak Cepat!
-
Prediksi Setlist Konser Foo Fighters di Jakarta
-
Pasar China Menggoda, Tapi RI Mesti Waspada
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara
-
Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!
-
ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs
-
2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi
-
Kepala BGN Nanik S Deyang Dilaporkan atas Dugaan Rangkap Jabatan di BUMN
-
Indonesia-Belarus Sepakati 7 MoU dan Roadmap Kerja Sama hingga 2030
-
80 Tahun Polri: Reformasi Dinilai Jalan di Tempat, Pergantian Kapolri Dianggap Mendesak
-
Sekolah Rakyat Permanen Sukoharjo Hampir Rampung, Siap Beroperasi 14 Juli
-
Tri Tito Karnavian Berharap Produk Kerajinan Indonesia Tembus Pasar Global di HUT ke-46 Dekranas
-
Terjerat Korupsi MBG, Begini Nasib Brigjen Lalu di Polri!