- Penutupan tatap muka ini berlaku di seluruh titik layanan.
- Penutupan layanan diperlukan karena Disdukcapil Kota Depok akan melaksanakan kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas SDM.
- Seluruh layanan Adminduk tetap dapat diakses dengan mudah dan cepat secara daring.
Suara.com - Kabar penting bagi warga Depok! Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok akan menonaktifkan sementara layanan administrasi kependudukan (Adminduk) secara tatap muka pada hari Jumat, 10 Oktober.
Penutupan ini berlaku di seluruh titik layanan, mulai dari Gedung Dibaleka 2 Lantai 1, Sanpel De Prima (SDP) Kecamatan, Mal Pelayanan Publik (MPP), hingga De FAST (Container Office).
Lalu, bagaimana nasib pengurusan dokumen kependudukan Anda? Tenang, ada kabar baik!
Menurut Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widayatti, penutupan ini bukan tanpa alasan.
"Penutupan layanan diperlukan karena Disdukcapil Kota Depok akan melaksanakan kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di hari tersebut," jelas Nuraeni kepada wartawan Jumat (10/10/2025).
Pelatihan ini adalah bagian krusial untuk mengasah kompetensi aparatur dan memastikan kualitas pelayanan publik di bidang Adminduk semakin prima di masa mendatang.
Meskipun layanan tatap muka ditutup, masyarakat tidak perlu khawatir.
Seluruh layanan Adminduk tetap dapat diakses dengan mudah dan cepat secara daring melalui tautan https://s.id/Silondo–Bermula.
"Seluruh pegawai kami mengikuti pembinaan untuk memperkuat pemahaman terhadap regulasi jabatan fungsional serta peningkatan etika pelayanan publik. Walaupun layanan tatap muka ditutup sementara, masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan secara online seperti biasa," tegas Nuraeni.
Baca Juga: Ngamuk di Balai Kota Solo, Pria Ini Rusak 3 Mobil Dinas dan Kantor Disdukcapil!
Ini berarti Anda tetap bisa mengurus berbagai dokumen kependudukan dari rumah tanpa harus datang langsung ke kantor.
Nuraeni menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan investasi penting dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Disdukcapil Kota Depok berkomitmen penuh untuk terus mengembangkan kompetensi aparatur demi pelayanan Adminduk yang lebih cepat, mudah, dan bebas pungutan liar.
"Kami mohon pengertian masyarakat atas penutupan sementara ini. Pelayanan online tetap kami optimalkan agar kebutuhan dokumen kependudukan warga tetap terpenuhi," tutup Nuraeni. (Antara)
Berita Terkait
-
Cerita Warga Depok Raih Keberuntungan di HUT ke-80 TNI: Berangkat Naik KRL, Pulang Bawa Motor!
-
Miliano Jonathans Langsung Dipepet Kader Gerindra, Mau Diajak Jalan-jalan
-
Banjir Kepung Depok, Jalan Margonda dan Jalan Sentosa Terendam, Lalu Lintas Lumpuh
-
Disdukcapil Jember Hadirkan Layanan Keliling di Kecamatan Silo, Permudah Warga Urus Dokumen
-
Ngamuk di Balai Kota Solo, Pria Ini Rusak 3 Mobil Dinas dan Kantor Disdukcapil!
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar
-
Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami
-
WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN