- Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto merotasi Brigjen Wahyu Yudhayana dari posisi Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) menjadi Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Kemensetneg
- Mutasi yang tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1334/IX/2025 ini sekaligus mengangkat Wahyu, yang merupakan lulusan Akmil 1998, ke posisi strategis dekat Istana.
- Jabatan yang ditinggalkan Wahyu sebagai Kadispenad kini diisi oleh Kolonel Inf Donny Pramono
Suara.com - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Agus Subiyanto, melakukan rotasi jabatan strategis di lingkungan TNI.
Berdasarkan Keputusan Panglima Nomor Kep/1334/IX/2025 yang ditandatangani pada 30 September 2025, Brigjen Wahyu Yudhayana resmi dimutasi dari posisi Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) menuju jabatan baru sebagai Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).
Brigjen Wahyu Yudhayana yang akan menempati posisi yang sebelumnya diisi oleh Mayjen Kosasih hingga Juli 2025, menyambut tugas barunya dengan harapan baik.
Sementara itu, jabatan yang ditinggalkan Wahyu sebagai Kadispenad kini diisi oleh Kolonel Inf Donny Pramono, menandai kesinambungan estafet kepemimpinan di jajaran TNI Angkatan Darat.
Penunjukan Brigjen Wahyu Yudhayana sebagai Sesmilpres menempatkannya pada posisi kunci yang bertugas memberikan dukungan teknis dan administrasi kemiliteran kepada Presiden Republik Indonesia.
Profil Brigjen Wahyu Yudhayana: Jenderal Lulusan Akmil 1998
Nama Lengkap: Brigjen TNI Wahyu Yudhayana
Lahir: Semarang, Jawa Tengah, 28 Agustus 1976
Almamater: Akademi Militer (Akmil) tahun 1998
Baca Juga: Sempat Mengigau, Kronologi Tabrakan di Udara Tewaskan Praka Zaenal Mutaqim Jelang HUT TNI
Kualifikasi: Perwira Infanteri berkualifikasi Raider
Pangkat Terakhir: Brigadir Jenderal TNI (Brigjen TNI)
Jejak Karier dan Prestasi Utama:
- Pengalaman Khusus: Pada awal karier militernya, ia pernah ditugaskan di wilayah konflik Aceh.
- Pengamanan Presiden: Wahyu memiliki pengalaman di lingkungan Istana Kepresidenan, termasuk pernah menjabat sebagai Wakil Komandan Detasemen Pengamanan Pribadi (Wadandenpampri) Presiden dalam satuan Grup A Pasukan
- Pengamanan Presiden (Paspampres) pada era kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
- Jabatan Kewilayahan: Pernah mengemban jabatan strategis di Kodam Jaya, seperti Komandan Distrik Militer (Dandim) 0501/Jakarta Pusat dan Dandim 0503/Jakarta Barat. Saat menjabat Dandim, ia terlibat aktif dalam pengamanan berbagai acara besar nasional, termasuk pelaksanaan Asian Games 2018, Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, hingga pelantikan DPR/MPR/DPD dan Presiden/Wapres pada tahun 2019.
- Misi Internasional: Wahyu juga berpengalaman dalam misi luar negeri di berbagai negara seperti Singapura, Korea Selatan, Vietnam, Swiss, Sri Lanka, dan India. Puncak tugas internasionalnya adalah saat menjabat sebagai Chief Operation Sector West Unamid ketika tergabung dalam Kontingen Garuda XXV-A/Unamid di wilayah konflik Darfur, Sudan.
- Jabatan Terakhir Sebelum Mutasi: Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad).
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
Terkini
-
7 Fakta Ketua PBNU Diduga Terima Duit Haram Korupsi Kuota Haji
-
Ancaman Mata Kering SePeLe di Balik Layar Laptop Mengintai Pekerja Remote, INSTO Dry Eyes Solusinya
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono Diperiksa KPK, Terseret Pusaran Korupsi Bupati Bekasi?
-
KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi, Diberi Waktu 14 Hari untuk Banding
-
Aplikasi Dapodik 2026.b PAUD Diluncurkan, Operator Wajib Lakukan Instal Ulang
-
Terbongkar, Ini Daftar 9 Informasi Ijazah Jokowi yang Sengaja Ditutupi KPU
-
Simbol X di Masker Warnai Sidang Vonis Laras Faizati di PN Jaksel, Apa Maknanya?
-
Detik-detik Menegangkan Sidang Vonis Laras Faizati: Pendukung Riuh, Berharap Bebas Sekarang Juga
-
Presiden Prabowo Kumpulkan Rektor dan Guru Besar di Istana, Ini Isu yang Dibahas
-
Polemik Pasal Nikah Siri di KUHP Baru, Selly: Bukan Kriminalisasi Agama, Tapi Perisai bagi Perempuan