- BMKG memprediksi hujan intensitas sedang hingga lebat akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada Senin, 27 Oktober 2025, menandai masa transisi musim hujan.
- Beberapa provinsi seperti Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Papua masuk kategori 'Siaga' dengan potensi hujan sangat lebat, sementara DKI Jakarta diperkirakan hujan ringan.
- Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Di wilayah tengah, Provinsi Sulawesi Tengah juga ditetapkan dalam status 'Siaga'. Sementara itu, di ujung timur Indonesia, Papua Tengah dan Papua menjadi wilayah yang perlu pengawasan ekstra.
Meskipun potensi hujan sangat tinggi, BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang terdeteksi berisiko mengalami angin kencang ekstrem. Status 'Awas' untuk potensi cuaca ekstrem juga tidak dikeluarkan untuk tanggal ini.
Secara khusus untuk wilayah Ibukota, BMKG memprakirakan cuaca di Jakarta cenderung berawan. Namun, potensi hujan ringan hingga sedang tetap ada di hampir seluruh wilayah kota.
Suhu udara di Jakarta diperkirakan berada pada rentang 25 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara rata-rata berkisar antara 67 hingga 96 persen sepanjang hari.
Di Jakarta Pusat, beberapa area seperti Gambir, Menteng, dan Tanah Abang berpotensi mengalami hujan ringan. Sementara wilayah lainnya seperti Kemayoran dan Senen diprediksi akan tetap berawan.
Wilayah Jakarta Utara diprediksi akan mengalami hujan ringan secara merata di seluruh areanya. Suhu udara di kawasan ini berkisar antara 26 hingga 30 derajat Celsius.
Di Jakarta Barat, area Grogol Petamburan dan Kebon Jeruk juga memiliki prediksi hujan ringan. Suhu di wilayah ini bisa mencapai 31 derajat Celsius.
Untuk Jakarta Selatan, BMKG juga memprediksi terjadinya hujan ringan di seluruh wilayahnya. Suhu udaranya serupa dengan Jakarta Barat, yaitu antara 25 hingga 31 derajat Celsius.
Masyarakat yang tinggal di daerah dengan topografi curam atau berdekatan dengan aliran sungai diimbau lebih berhati-hati. Hujan dengan intensitas tinggi dapat secara cepat memicu bencana sekunder.
Baca Juga: 6 Sunscreen Anti Air dan Anti Lengket untuk Musim Hujan, Cocok untuk Wanita Pekerja Outdoor
Potensi bencana seperti banjir bandang dan tanah longsor menjadi risiko utama di area-area tersebut. Selain itu, ancaman pohon tumbang akibat angin yang menyertai hujan juga perlu diwaspadai.
Di Provinsi Jawa Timur, cuaca secara umum didominasi oleh kondisi berawan dan hujan ringan. Suhu udara di provinsi ini memiliki rentang yang cukup lebar, yaitu antara 17 hingga 33 derajat Celsius.
Beberapa kabupaten dan kota di Jawa Timur, seperti Pacitan, Blitar, dan Kediri, diprediksi akan mengalami hujan ringan. Sementara itu, wilayah seperti Ponorogo dan Lumajang diperkirakan akan tetap berawan.
Informasi cuaca yang akurat menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk merencanakan aktivitas harian. Terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Dengan mengetahui prakiraan ini, langkah-langkah antisipasi dapat dipersiapkan dengan lebih baik. Kesiapan ini dapat membantu mengurangi risiko dan dampak negatif dari kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
BMKG secara konsisten menyarankan masyarakat untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca. Pembaruan dapat diakses melalui kanal-kanal resmi yang disediakan oleh BMKG.
Perubahan kondisi cuaca bisa terjadi secara mendadak dan cepat. Oleh karena itu, mendapatkan informasi terkini adalah kunci untuk menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas.
| Wilayah | Prediksi Cuaca | Suhu Udara |
| DKI Jakarta | Berawan dan Hujan Ringan | 25 - 31°C |
| Jawa Barat | Hujan Lebat (Kategori Siaga) | - |
| Jawa Timur | Berawan dan Hujan Ringan | 17 - 33°C |
| Sumatera Selatan | Hujan Sangat Lebat (Kategori Siaga) | - |
| Kalimantan (Umum) | Hujan Sedang (Kategori Waspada) | - |
Berita Terkait
-
6 Sunscreen Anti Air dan Anti Lengket untuk Musim Hujan, Cocok untuk Wanita Pekerja Outdoor
-
Apakah Musim Hujan Tetap Butuh Sunscreen? Ini 7 Rekomendasi Produknya yang Tidak Lengket Terkena Air
-
10 Sunscreen Waterproof yang Tidak Luntur Terkena Air Hujan, Harga Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Jas Hujan Anti Rembes Rp100 Ribuan: Cocok untuk Pekerja dan Anak Muda
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123