- Kongres III Projo menjadi momentum konsolidasi politik relawan Jokowi menuju pemerintahan Prabowo-Gibran.
- Keputusan dukungan lahir dari musyawarah rakyat di 30 kota besar seluruh Indonesia.
- Jokowi dan Gibran dijadwalkan hadir, simbol kesinambungan politik relawan lintas generasi.
Suara.com - Organisasi relawan terbesar pendukung Presiden ketujuh Joko Widodo, Relawan Pro Jokowi (Projo), akan menggelar Kongres III di Hotel Sahid Jaya, kawasan Sudirman, Jakarta, Sabtu-Minggu (1–2/11/2025) .
Gelaran kongres tersebut menjadi momentum penting yang menandai fase transisi dari loyalitas era Jokowi menuju konsolidasi politik di bawah Pemerintahan Prabowo-Gibran.
Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, memastikan forum tertinggi organisasi ini akan dihadiri peserta dari seluruh Indonesia.
"Sebenarnya kongres ini harusnya sudah harus dilakukan pada Desember 2024 kemarin, cuman karena satu dan lain hal akhirnya kita undur dan minggu depan ini atau tanggal 1, tanggal 2 November kongres akan kita lakukan," kata Budi Arie di Kantor DPP Projo, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).
Kongres III Projo menjadi ajang konsolidasi strategis setelah organisasi ini sukses mengantarkan pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka ke kursi kepresidenan.
Dukungan Projo terhadap pasangan ini sebelumnya sempat dianggap sebagai pergeseran besar dalam peta politik relawan, yang selama dua periode dikenal solid mendukung Jokowi.
Sekretaris Jenderal Projo, Handoko, menegaskan bahwa keputusan mendukung Prabowo-Gibran bukan langkah tiba-tiba, melainkan hasil proses panjang melalui musyawarah rakyat di 30 kota besar Indonesia.
"Jadi dukungan ini adalah dukungan yang benar-benar keputusan yang matang, dengan serangkaian proses, serangkaian upaya kita menggali suara rakyat, menggali aspirasi di 30 kota yang kita gelar musyawarah rakyat," ucap Handoko.
Regenerasi dan Arah Politik Baru
Baca Juga: Ledek Kubu Roy Suryo Cs? Pentolan ProJo usai Jokowi Pamer Ijazah: Tanya Mas Roy Sajalah
Kongres III juga disebut akan menjadi titik penting dalam regenerasi kepemimpinan Projo.
Handoko menjelaskan bahwa forum ini akan menghasilkan pengurus baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) serta merumuskan rekomendasi dan resolusi politik untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Insya Allah Kongres ini yang pertama akan dibuka oleh Bapak Jokowi sebagai Ketua Dewan pembina Projo, juga nanti besar harapan kami, tapi insya Allah ya, nanti Presiden hadir didampingi oleh Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka," jelas Handoko.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee Kongres III, Fredy Tambunan, menyebut antusiasme peserta sangat tinggi.
Sejumlah 35 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan 479 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari seluruh Indonesia memastikan kehadiran, dengan total peserta mencapai 3.000 orang.
"Jadi rekan-rekan semua, Kongres Ketiga Projo ini sangat disambut antusias oleh seluruh kepengurusan Projo di provinsi maupun di tingkat kebupatan kota," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Merengek Ketakutan Putra Benjamin Netanyahu Kabur ke AS saat Israel Dihujani Rudal Iran
-
Pramono Anung Siapkan 25 Ruang Terbuka Hijau Baru di Jakarta
-
Netanyahu Disalip Babi? Merlin Babi Pintar dengan Jutaan Followers di Instagram
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas