-
Gubernur Pramono Anung melantik 1.842 pejabat baru di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
-
Pelantikan ini bertujuan memperkuat reformasi birokrasi dan menerapkan sistem meritokrasi secara konsisten.
-
Peningkatan inovasi pelayanan publik menjadi fokus utama demi transformasi Jakarta menjadi kota global.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi melantik 1.842 pejabat baru di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Upacara pelantikan yang digelar di halaman Balai Kota pada Rabu (5/11/2025) ini mencakup pejabat administrator, pengawas, ketua kelompok, ketua subkelompok, hingga kepala puskesmas.
Langkah masif ini, menurut Pramono, merupakan bagian integral dari agenda penataan birokrasi dan penguatan reformasi struktural di tubuh Pemprov DKI Jakarta.
Ia menaruh harapan besar agar para pejabat yang baru dilantik dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjaga marwah integritas.
"Saya ucapkan selamat kepada 1.842 pejabat yang hari ini dilantik. Jabatan ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga tanggung jawab besar yang menuntut integritas, kompetensi, dan inovasi dalam mewujudkan program-program prioritas daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Provinsi DKI Jakarta," ujar Pramono.
Pramono menjelaskan bahwa pelantikan ini adalah langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi pemerintah daerah demi menciptakan pelayanan publik yang lebih efisien dan responsif.
Ia juga mengisyaratkan bahwa proses mutasi dan promosi akan terus berlanjut secara dinamis sesuai kebutuhan.
"Ke depan, akan dilakukan pelantikan berikutnya untuk kebutuhan mutasi dan promosi jabatan sebagai langkah memperkuat kinerja organisasi, mendorong percepatan pembangunan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik," katanya.
Seluruh proses ini, tegasnya, telah melalui prosedur yang akuntabel, berdasarkan rekomendasi dari kepala perangkat daerah serta telah mendapatkan persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Baca Juga: Raperda KTR DKI Disahkan! Ini Titik-Titik yang Dilarang untuk Merokok dan Jual Rokok
"Saya bersama Bapak Wakil Gubernur berkomitmen untuk menerapkan sistem meritokrasi yang adil, transparan, dan akuntabel dalam setiap proses seleksi dan penilaian pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Kami ingin memastikan setiap jabatan diisi oleh ASN yang memiliki kapasitas dan dedikasi terbaik," ucapnya.
Sementara di tengah upaya transformasi Jakarta menuju kota global yang berdaya saing tinggi, Pramono menyoroti krusialnya kerja sama lintas sektor dan inovasi berkelanjutan dalam pelayanan.
Peningkatan kualitas layanan menjadi fokus utama untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan kota yang kompleks.
"Kita tidak boleh berhenti untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
Pemerintah Usulkan RUU Pusat Finansial Internasional Masuk ke Prolegnas DPR
-
Sufmi Dasco Jamin Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Akan Terulang, Intinya Kompak!
-
Kemendagri Beri Insentif Rp3 Miliar untuk Pemda Berprestasi di Papua
-
Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas
-
Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres
-
Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius
-
Terungkap di Forum Mahasiswa, Begini Kronologi Terbongkarnya Kasus Dugaan Suap BEM UBK
-
Kim Jong Un Ketar-ketir Tahu Kapal Selam Nuklir Korea Selatan: Korut Harus Tambah Senjata!