- KPAI mengumumkan bahwa pembelajaran di SMA 72 akan dilakukan secara online mulai 10 November 2025 untuk membantu mengurangi trauma siswa usai ledakan.
- Selama PJJ, siswa akan mendapatkan pendampingan psikologis dan mengikuti materi yang lebih ringan serta menyenangkan.
- Skema ini direncanakan berlangsung 3–4 hari sebelum dievaluasi untuk menentukan kesiapan siswa kembali belajar di sekolah.
Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan jika pembelajaran di SMAN 72 bakal diberlakukan secara online, pada Senin (10/11/2025) besok.
Komisioner KPAI Diyah Puspitarini mengatakan pembelajaran dilakukan secara daring bertujuan untuk menghilangkan trauma pada siswa SMAN 72.
“Besok pembelajarannya secara online, biar anak-anak bisa menghilangkan trauma terlebih dahulu,” kata Diyah, di SMA 72, Minggu (9/11/2025).
Kemudian pembelajaran jarak jauh (PJJ) sementara dilakukan agar proses hukum bisa dilakukan, seperti sterilisasi dan lainnya.
“Misalnya stelirisasi dan lain sebagainya tetap berlangsung,” ucapnya.
Dalam PJJ yang bakal dilakukan besok, para siswa juga bakal didampingi oleh psikolog.
“Jadi tidak langsung pembelajaran secara penuh, tapi pembelajaran secara istilahnya yang menghilangkan trauma terlebih dahulu, kemudian yang kedua adalah pembelajaran yang lebih menyenangkan,” ujarnya.
PJJ direncanakan bakal berlangsung selama 3-4 hari ke depan, kemudian hasil tersebut bakal dievaluasi.
“Kemudian sampai kapan, kita masih masuk emergensi, mungkin sampai 3 hari, 4 hari. Kemudian nanti kita evaluasi,” ujarnya.
Baca Juga: Gus Ipul Pastikan Korban Ledakan SMAN 72 Mulai Membaik, Sejumlah Siswa Sudah Bisa Pulang
“Hari kapan anak-anak bisa belajar kembali ke sekolah, kita melihat proses hukum dan juga proses nanti anak-anak sudah siap atau belum,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jelang HUT RI, Ikon Pahlawan Solo Ini Dipoles hingga Bersih
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya